Warga Bandar Lampung Resah Diteror Isu Air Teluk Lampung Naik

Antara ยท Minggu, 06 Januari 2019 - 08:36 WIB
Warga Bandar Lampung Resah Diteror Isu Air Teluk Lampung Naik

Ilustrasi isu hoaks yang membuat resah warga Bandar Lampung. (Foto: ilustrasi)

BANDAR LAMPUNG, iNews.id – Warga Guburekso, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung dibuat resah dengan teror isu air laut di Teluk Lampung yang naik. Isu itu disebarkan orang tak bertanggung jawab melalui pesan berantai WhatsApp (WA), Minggu (5/1/2019) dini hari.

Akibat isu tersebut, sebagian warga banyak yang keluar rumah untuk mencari tempat lebih tinggi. Warga Guburekso, Setiawan menuturkan, dirinya tidak percaya kabar tersebut namun tetap saja keluar rumah akibat banyak warga yang berlarian mencari tempat aman.

“Informasi dari daerah lain bahwa air laut sudah naik membuat warga di desanya menjadi panik dan terbangun semua akibat kabar yang belum jelas tersebut. Warga dapat info itu dari WA (WhatsApp),” katanya.

Pantauan langsung ke pesisir Kota Bandarlampung yaitu Gudang Lelang, warga di sini relatif lebih tenang, namun mereka juga tetap waspada karena ada pesan berantai dari kerabat yang mengatakan air laut naik. "Tidak ada apa-apa air juga relatif tenang dan tidak surut kayak kemarin," kata warga Gudang Lelang, Fery.

BACA JUGA:

Pemkab Lampung Selatan Segera Bangun 140 Rumah Warga Korban Tsunami

Korban Tsunami di Lampung Selatan Tak Ingin Tinggal di Pantai

3.812 Warga Lampung Masih Mengungsi, Ini Lokasi Penyebarannya

Dia menjelaskan isu ini sangat mengganggu dan membuat panik semua warga pesisir Kota Bandar Lampung, yang membuat mereka tidak merasa nyaman untuk bermalam di rumahnya sendiri.

Dia juga mengatakan bahwa isu-isu seperti ini dapat membahayakan dan merugikan warga karena dapat dimaanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk berbuat kriminalisme seperti penjarahan.

"Semoga saja isu ini cepat berakhir, wajar saja kalau mereka panik bila dapat isu seperti itu karena masih sedikit trauma," katanya.

Pantauan di Kantor Gubernur Lampung, terlihat ratusan warga berdatangan karena kabar tersebut. Alasan mereka bergegas meninggalkan rumahnya dan menuju ke tempat lebih tinggi lantaran ada yang berteriak "air..air..air naik".


Editor : Kastolani Marzuki