Warga Kalianda Sayangkan Viralnya Video Cemoohan Korban Tsunami

Heri Fulistiawan ยท Kamis, 27 Desember 2018 - 13:14 WIB
Warga Kalianda Sayangkan Viralnya Video Cemoohan Korban Tsunami

Live video dua remaja yang mencemooh korban tsunami di Kalianda. (Foto: Istimewa).

KALIANDA, iNews.id – Sebuah video beredar di media sosial menjadi perbincangan ramai para korban dan pengungsi tsunami di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Mereka menyayangkan sikap orang di balik rekaman tersebut yang malah mendoakan warga di Kalianda kembali diterjang gelombang tinggi.

Video tersebut merupakan rekaman langsung di media sosial. Terlihat dua orang remaja, perempuan dan laki-laki berada di dalam mobil yang malah mencemooh warga tertimpa musibah.

"Aksi peduli Kalianda. Bodo! Pokoknya Kalianda harus kena tsunami lagi," kata seorang remaja laki-laki di video tersebut.

BACA JUGA: Pengungsi di Lampung Selatan Butuh Sembako dan Perlengkapan Bayi

Dia juga mengajak agar masyarakat tidak memberikan bantuan atau donasi kepada korban di Kalianda. "Buat kawan-kawan, jangan pernah donasi buat Kalianda yah. Biar di sana orang rata (diratakan tsunami)," ujar dia kembali.

Seorang warga Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Anton, menyayangkan adanya video tersebut. Di saat masyarakat Kalianda tengah berduka akibat tertimpa musibah, video tersebut malah beredar viral di media sosial.

"Saya sedih dan benar-benar menyayangkan sekali. Ini tidak enak didengar oleh masyarakat Kalianda," kata Anton.

Saat ditanya apakah akan melaporkan ke polisi atas cemoohan dua remaja ini, dia mewakili warga mengatakan, biar polisi saja yang nanti mengurusnya. Anton sendiri tampak enggan melaporkan sikap kedua remaja ini di media sosial.

BACA JUGA: Warga Pulau Sebesi Kekurangan Stok Air Bersih di Tempat Pengungsian

"Biar polisi saja (bagaimana) melihatnya," kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Direktorat Reskrimsus Polda Lampung kini sedang melakukan penyelidikan atas video viral tersebut. Sebab, sejauh ini belum ada laporan dari warga, khususnya masyarakat Kalianda yang disinggung langsung aksi orang di balik rekaman itu.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal