Angin Kencang di Selatan Maluku, BMKG Imbau Nelayan Tak Melaut

Antara · Minggu, 27 Mei 2018 - 12:46 WIB

Nelayan. (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra)

 

AMBON, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan angin kencang akan melanda wilayah Selatan Maluku pada beberapa hari ke depan. BMKG Stasiun Pattimura Ambon, pada Minggu (27/5/2018), mencatat angin dengan kecepatan lebih dari 30 km per jam berpeluang terjadi di kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual, kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dan kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Kabupaten MTB dan MBD merupakan wilayah yang berbatasan dengan Australia maupun Timor Leste. Sehingga tidak heran jika seringkali aparat keamanan Australia mengembalikan nelayan asal Maluku ke Indonesia yang hanyut ke wilayahnya.

Apalagi, gelombang tinggi mencapai 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan kepulauan Sermata, kabupaten MBD, perairan Tanimbar, kabupaten MTB, perairan kepulauan Kai, kabupaten Maluku Tenggara serta laut Arafura, kabupaten Kepulauan Aru.

BMKG mengimbau para nelayan yang hendak menangkap ikan tidak memaksakan melaut dengan mengandalkan armada tradisional yang tidak akan kuat menahan kecepatan angin.

Imbauan kondisi cuaca telah disampaikan melalui masing-masing Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sembilan kabupaten dan dua kota, termasuk para Bupati maupun Wali Kota.

Bila terjadi kondisi cuaca ekstrim, maka Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Ambon berwenang tidak memberikan izin berlayar, bahkan sekiranya dipandang perlu aktivitas pelayaran untuk sementara ditutup sambil menunggu laporan perkembangan cuaca terbaru.

Para pengguna jasa transportasi juga hendaknya memaklumi bila terjadi penundaan dan keterlambatan jadwal keberangkatan kapal laut akibat faktor cuaca karena pertimbangan perlunya memprioritaskan keselamatan.


Editor : Muhammad Saiful Hadi

KOMENTAR