Cuaca Ekstrem, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Ambon

Kastolani ยท Jumat, 29 Juni 2018 - 13:37 WIB
Cuaca Ekstrem, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Ambon

Polisi saat membantu penanganan bencana banjir dan longsor di Ambon. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id – Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi disertai angin kencang melanda Kota Ambon, Maluku, sejak dua hari terakhir. Kondisi itu mengakibatkan sejumlah daerah mengalami bencana banjir dan tanah longsor.

Berdasarkan data yang diperoleh, banjir menggenangi sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga. Genangan air setinggi 40 centimeter (cm) terjadi di Jalan Sam Ratulangi depan Kopi Lela sepanjang 500 meter.

Genangan air juga terjadi di sekitar Bandara Patimura. Jalan utama menuju bandara di Desa Hative Besar terendam air dengan ketinggian mencapai 40 cm sepanjang 300 meter. Begitu pun dengan Jalan Jenderal Sudirman, depan Pos Mutiara, depan Kantor Jasa Raharja dan samping Mako Brimob yang juga tergenang air.

Di depan rumah dinas Pangdam ketinggian air mencapai 30 cm sepanjang 40 meter begitu juga Jalan Wolter Monginsidi Waihong, air menggenang setinggi 15 cm sepanjang 30 meter.

Banjir juga mengakibatkan tanggul di Desa Aharu jebol dan longsor menutup akses jalan ke Karang Panjang dan di Kayu Tiga.  Longsor juga terjadi dibelakang perumahan BTN Kanawa Kebun Cengkeh dan di Galunggung.

"Untuk penanganan longsor, anggota Satuan Brimob dan Dit Sabhara serta anggota Polda Maluku lainnya sudah di lokasi dan bahu membahu membantu warga," ujar Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budhi Revianto dalam keterangannya, Jumat (29/6/2018).

Menurut Andap, pihaknya sudah menerjunkan seluruh personel untuk membantu warga. Selain membantu mengevakuasi warga, puluhan personel juga membantu membersihkan rumah dan ranting pohon yang menyumbat saluran air termasuk membuat posko dan dapur umum.

Bahkan semalam, Satuan Brimob yang dipimpin Kompol Alex bergotong royong menutup bantaran sungai yang berbatasan dengan perumahan."Semangat kami adalah cepat merespon dan menolong masyarakat," kata Jenderal bintang dua tersebut.

Mantan Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) ini mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati apalagi curah hujan tinggi diprediksi masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.

"Kami meminta masyarakat untuk tidak segan jika ada sesuatu yang urgent. Silahkan menghubungi atau mendatangi kantor polisi terdekat jika membutuhkan pertolongan," tuturnya.


Editor : Donald Karouw