19 PNS Maluku Utara Mantan Napi Koruptor Terancam Dipecat

Antara ยท Selasa, 28 Agustus 2018 - 22:17 WIB
19 PNS Maluku Utara Mantan Napi Koruptor Terancam Dipecat

Ilustrasi PNS. (Foto: Sindonews)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

TERNATE, iNews.id – Sebanyak 19 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) terancam dipecat karena telah menyandang status narapidana kasus korupsi. Pemprov Malut segera memproses pemecatan tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Malut Idrus Assagaf mengatakan, pemecatan ke-19 mantan napi koruptor itu akan dibahas antara sekretaris daerah provinsi (sekdaprov), Inspektorat, dan Biro Hukum, dan BKD. Hasil akhirnya akan mengarah pada pemecatan ke-19 orang tersebut.

“Saya belum bisa menentukan sikap secara sendiri untuk ke-19 orang ini karena masih harus membicarakan bersama-sama dengan sekda dan Inspektorat serta Biro Hukum. Pembahasan akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Yang pasti, hasil akhirnya akan mengarah pada pemecatan karena sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Idrus di Ternate, Selasa (28/8/2018).

Mantan kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Malut ini mengatakan, dengan adanya putusan inkrah dari pengadilan terkait kasus yang menyeret mereka, secara tidak langsung nama-nama tersebut sudah akan masuk blacklist secara otomatis di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado. Dengan begitu, Pemprov Sumut juga tidak bisa lagi memproses kenaikan pangkat mereka.

”Yang jelas data mereka sudah di-blacklist di BKN,” ujarnya.

Selain itu, dia menegaskan, jika sudah memiliki putusan inkrah dari pengadilan dan mereka masih merasakan berbagai tunjangan baik gaji dan lain sebagainya, maka ini akan menjadi temuan di kemudian hari. ”Kalau memang mereka menikmati itu, maka itu akan menjadi temuan. Selanjutnya itu bukan kewenangan saya, melainkan kewenangan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” ujarnya.


Editor : Maria Christina