Basarnas Evakuasi 45 Penumpang Kapal Feri Bandeng yang Karam di Maluku

Antara · Kamis, 16 Agustus 2018 - 09:42 WIB
Basarnas Evakuasi 45 Penumpang Kapal Feri Bandeng yang Karam di Maluku

Kapal Feri Bandeng tenggelam di perairan Loloda, Maluku Utara. (Foto: ilustrasi)

MALUKU, iNews.id – Basarnas gabungan dan sejumlah nelayan mengevakuasi selamat 45 penumpang termasuk awak kapal feri Bandeng yang hilang kontak di sekitar perairan Pulau Loloda Utara, Barat Pulau Halmahera, Maluku, Kamis (16/8/2018). Sementara lima dinyatakan masih hilang.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini mengatakan, proses pencarian KMP Bandeng yang diperkirakan tenggelam di sekitar perairan Pulau Loloda Utara melibatkan petugas Basarnas dan nelayan setempat.

“Dini hari tadi, 45 orang telah berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim Basarnas dan kapal nelayan," kata Imelda dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/8/2018).

BACA JUGA: Kapal Feri Bandeng Tenggelam Dihantam Ombak di Perairan Loloda Maluku

Diketahui, KMP Bandeng yang dioperasikan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Ternate mengalami hilang kontak pada Rabu (15/8/2018) pukul 11.00 WIT dalam perjalanan dari Tobelo menuju Bitung, Sulawesi Utara. Dari total 45 orang yang dievakuasi, 17 di antaranya ditemukan pada Kamis (16/8) pukul 00.35 WIT dalam dua unit inflatable liferaft. Di mana seluruh penumpang menggunakan jaket pelampung.

Kemudian, KN SAR 237 Pandudewanata milik Basarnas juga berhasil mengevakuasi 28 orang yang ada di atas tiga unit inflatable liferaft dengan selamat pukul 01.09 WIT. Seluruh penumpang yang ditemukan selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate. Mereka mendapat bantuan penanganan medis untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Selama proses penyelamatan berlangsung, ASDP bekerja sama dengan instansi terkait telah mendirikan Posko Tanggap Darurat di tiga lokasi yakni di Ternate, Bitung, dan Jakarta. 

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim tanggap darurat yang terdiri dari Basarnas, Polairud, kapal-kapal nelayan, serta kapal lainnya, atas berbagai upaya dan koordinasi yang telah dilakukan dalam proses pencarian dan evakuasi penumpang dan awak KMP Bandeng.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan tim tanggap darurat yang sampai saat ini masih berada di lokasi untuk memastikan proses penyelamatan dan evakuasi berjalan dengan lancar," kata Imelda.


Editor : Donald Karouw