Debat Publik II Pilgub Maluku

3 Paslon Adu Gagasan dalam Pembangunan SDM dan Pengelolaan SDA Maluku

Donald Karouw ยท Rabu, 20 Juni 2018 - 20:10 WIB
3 Paslon Adu Gagasan dalam Pembangunan SDM dan Pengelolaan SDA Maluku

Debat publik II Pilgub Maluku disiarkan langsung iNews, Rabu (20/6/2018). (Foto: iNews)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id – Debat publik kedua Pilgub Maluku digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Gedung Siwa Lima Ambon, Maluku, Rabu (20/6/2018) malam. Debat yang disiarkan langsung stasiun televisi iNews, mengusung tema pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan pengelolaan sumber daya alam (SDA).

Pasangan Calon Nomor Urut 1, yakni Said Assagaff-Anderias Rentranubun saat penyampaian visinya mengatakan, akan membangun SDM Maluku yang religius, berbudaya, tangguh dan ulet, benar-benar santun, berdaya saing dan profesional. Visi ini ditindaklanjuti dengan beberapa misi di antaranya memfasilitasi kerukukan hidup beragama dan memfasilitasi lembaga-lembaga pendidikan dan pelatihan.

“Kami ingin agar anak-anak, SDM Maluku benar-benar mendapat tempat di daerah sendiri dan bisa bersaing secara nasional, global atau internasional,” kata Calon Gubernur Maluku Said Assegaff.

Dalam pengelolaan SDA Maluku, paslon ini juga akan mengatur ulang tata kelola perdagangan, penanaman modal daerah, dengan melibatkan seluruh stakeholder. Paslin ini juga akan menciptakan jaringan supply yang sangat efektif, menyiapkan kanal-kanal pembiayaan, pemasaran, kanal teknologi, dan kanal industri. “Setiap orang Maluku akan diberi ruang berpartisipasi sehingga setiap orang punya ruang dalam pembangunan Maluku tercinta,” papar Said.

Sementara Pasangan Calon Nomor Urut 2 Murad Ismail-Barnabas Orno mengatakan, memiliki visi besar Maluku terkelola secara jujur, bersih, dan melayani. Dari sembilan misi yang diusung paslon ini, tiga di antaranya berkaitan langsung dengan tema debat, yaitu menciptakan sumber daya manusia berkualitas serta pengelolaan sumber daya alam yang baik.

“Maluku termasuk provinsi termiskin di Indonesia. Padahal, sumber daya alamnya melimpah dan sumber daya manusianya cukup baik. Kemiskinan terjadi karena sumber daya alam yang begitu kaya, namun tidak terkelola secara maksimal,” kata Murad Ismail.

Dia mengatakan, agar Maluku keluar dari kemiskinan, pihaknya memiliki strategi, langkah, dan kebijakan. Salah satunya, berkoordinasi dengan DPRD dan seluruh instansi terkait untuk menentukan langkah pencegahan menangani kemiskinan.

“Saya siap untuk seluruh kabupaten/kota, bersinergi dengan seluruh kabupaten/kota, bupati, wali kota, saya siap menyiapkan sumber daya sehingga kemiskinan bisa diatasi, termasuk daerah yang termiskin kita dorong betul, berikan solusi supaya tidak ada lagi yang miskin,” papar Murad Ismail.

Sementara Pasangan Calon Nomor Urut 3 Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath yang maju melalui jalur independen memaparkan, saat ini, kualitas SDM Maluku masih memprihatinkan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Maluku masih masuk kategori sedang. Pasangan bertekad untuk meningkatkan kualitas SDM dan mengelola SDA yang berkelanjutan untuk kesejahteraan Maluku.

“Kami akan meningkatkan sumber daya manusia dan mengelola sumber daya alam dengan kebijakan dan pendekatan kewilayahan serta problem solving,“ kata Cagub Maluku Herman.

Sementara Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan Kubangun sebelum acara debat dimulai mengatakan, kegiatan debat publik tersebut mempertemukan kembali para paslon untuk kembali meyakinkan kepada masyarakat memilih mereka dengan visi misi dan programnya.

“Pelaksanaan debat adalah salah satu cara pendekatan para paslon secara dialogis, secara terbuka jujur dan adil kepada masyarakat. Panggung ini dimanfaatkan untuk menyampaikan visi misi untuk pembangunan Maluku ke depan,” papar Syamsul.


Editor : Maria Christina