6 Warga Suku Pedalaman Ditangkap Atas Kasus Pembunuhan di Halmahera, 8 Buron

Antara ยท Selasa, 27 Agustus 2019 - 11:58 WIB
6 Warga Suku Pedalaman Ditangkap Atas Kasus Pembunuhan di Halmahera, 8 Buron

Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Istimewa)

TERNATE, iNews.id – Sedikitnya enam warga suku Togutil atau suku Tobelo Dalam, yang merupakan salah satu suku pedalaman di Halmahera Utara ditangkap petugas Polres Halmahera Timur. Penangkapan ini atas dugaan keterlibatan mereka dalam kasus pembunuhan tiga warga Desa Kanci, Kecamatan Maba Selatan yang heboh pada Mei 2019 silam.

"Saat ini keenam pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Masing-masing berinisial HL, AG, RT, ST, TH dan AB," ujar Kapolres Haltim AKBP Driyano A Ibrahim dalam konferensi pers, Selasa (27/8/2019).

Kapolres menjelaskan, kasus tindak pidana pembunuhan ini terjadi di Kali Waci. Selain menangkap keenam tersangka, polisi juga menyita barang bukti senjata tajam berupa tombak, mata panah, bambu runcing, parang serta alat lainnya yang digunakan dalam pembunuhan tersebut.

BACA JUGA: Tegur Pemabuk Kencing Sembarangan, Kakek di Gowa Dibacok hingga Kritis

Menurutnya, pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan salah satu pelaku yakni HL, di kebun warga belakang Desa Maba Sangaji pada Sabtu (17/8/2019). Hal ini berdasarkan informasi yang disampaikan salah satu saksi korban selamat.

Berdasarkan pengembangan, saat ini masih ada 8 orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Identitas mereka telah dikantongi yakni BD, TS, BN, HB, A, BM, Adan TB. Total pelaku baik yang sudah ditangkap maupun masih buron sebanyak 14 orang.

Diketahui, peristiwa pembunuhan ini sempat menghebohkan warga Kabupaten Halmahera Timur pada Mei 2019 lalu. Saat itu, tiga warga Waci Halmahera Timur berburu dalam hutan Kali Waci. Mereka bertemu dengan belasan warga Suku Tugutil dan langsung dibunuh. Identitas ketiga korban yakni Karim Abdurahman (56), Yusuf Halim (34) dan Habibu Salatun (62) yang juga mantan Ketua BPD Desa Waci.


Editor : Donald Karouw