Angin Kencang, Nelayan di Ambon Diminta Tak Melaut Sementara Waktu

Antara ยท Kamis, 25 April 2019 - 12:42 WIB
Angin Kencang, Nelayan di Ambon Diminta Tak Melaut Sementara Waktu

Ilustrasi gelombang tinggi mengancam nelayan. (Foto: Dok iNews).

AMBON, iNews.id - Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon mengimbau para nelayan mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir di Laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku pada beberapa hari ke depan. Kondisi ini juga berpotensi menimbulkan gelombang tinggi laut.

Kepala Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Ot Oral Sem Wilar mengatakan, nelayan perlu waspada karena adanya awan gelap (cumulonimbus) di lokasi tersebut. Bukan hanya gelombang tinggi, potensi angin kencang pun diprediksi terjadi di lokasi perairan Laut Banda.

"Para nelayan tidak memaksakan diri melaut dengan mengandalkan armada tradisional," kata dia kepada wartawan di Kota Ambon, Maluku, Kamis (25/4/2019).

BACA JUGA: 7 Hari Hilang, Keluarga Nelayan di Maluku Tengah Mengikhlaskan Korban

Armada tradisional, diperkirakan tidak kuat menahan kondisi cuaca yang sewaktu-waktu terjadi perubahan kecepatan angin, sehingga memengaruhi tinggi gelombang. Imbauan ini juga sudah sampaikan ke BPBD di sembilan kabupaten dan dua kota, termasuk bupati/wali kota.

Dia mengatakan, angin umumnya bertiup dari arah timur-selatan dengan kecepatan terbesar 20 knots. Suhu udara 21-32 derajat celsius dan kelembaban 65-95 persen. Tinggi gelombang hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Laut Banda, perairan Kepulauan Sermata, hinga Kepulauan Tanimbar.

"Gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di perairan Kepulauan Kei-Kepulauan Aru, Laut Arafura, dan Laut Maluku bagian utara," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal