Basarnas Temukan Serpihan dan Tumpahan Minyak Kapal MV Nur Allya di Pulau Obi

Antara ยท Sabtu, 31 Agustus 2019 - 14:34 WIB
Basarnas Temukan Serpihan dan Tumpahan Minyak Kapal MV Nur Allya di Pulau Obi

Kapal MV Nur Allya saat beroperasi di perairan Pulau Halmahera. (Foto: ANTARA/Abdul Fatah)

TERNATE, iNews.id – Pencarian kapal kargo MV Nur Allya yang hilang kontak sejak 20 Agustus dalam pelayaran dari Weda, Halmahera Selatan menuju Morose, Sulawesi Tenggara, menemukan sedikit titik terang. Basarnas Ternate yang menyisir perairan barat menuju ke timur sampai selatan Pulau Obi menemukan serpihan dan tumpahan minyak diduga dari kapal MV Nur Allya.

Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah mengatakan, pencarian ini dilakukan tim SAR gabungan dengan menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata.

“Anggota kami temukan tumpahan minyak di perairan Desa Boto Obi Selatan dan telah mengambil sampelnya. Setelah itu melanjutkan menyisir selatan Pulau Obi. Selain tumpahan minyak, ditemukan juga lifecraft serta serpihan kapal MV Nur Allya," ujar Arafah di Ternate, Sabtu (31/8/2019).


BACA JUGA:

Pencarian Kapal MV Nur Allya di Hari ke-7, Basarnas Pantau Lewat Udara

Pencarian Kapal MV Nur Allya di Perairan Maluku, Sudah 9 Hari Hilang Kontak


Dia mengungkapkan, sebelumnya KN SAR 237 Pandudewanata telah selesai menyisir sebelah Barat-Timur-Selatan Pulau Obi tanpa menemukan tanda-tanda keberadaan MV Nur Allya yang hilang dengan membawa 25 ABK.

Tim juga telah mengecek sepanjang pesisir pantai di Desa Fluk, namun hasilnya nihil. Namun tim kembali melakukan pencarian kapal yang diduga berada di sekitar perairan Pulau Obi.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menerbitkan Maklumat Pelayaran nomor 56/Phbl/2019 tanggal 28 Agustus 2019 tentang Pencarian Hilang Kontak Kapal MV Nur Allya di sekitar perairan utara Pulau Buru.

Diketahui, Kapal MV Nur Allya merupakan milik PT Gurita Lintas Samudera. Kapal kargo ini hilang kontak dalam pelayaran dari Pelabuhan Sepo Wilayah Kerja UPP Weda Halmahera menuju Pelabuhan Morose, Sulawesi Tenggara dengan membawa 25 ABK, termasuk nakhoda.

Hingga saat ini, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate bersama dengan Basarnas Ternate dan unsur lainnya terus berupaya melakukan pencarian kapal tersebut.


Editor : Donald Karouw