BNPB Siapkan Rp91,4 Miliar Bangun 2.908 Hunian Tetap Korban Gempa Halmahera Selatan

Antara ยท Minggu, 27 Oktober 2019 - 15:14 WIB
BNPB Siapkan Rp91,4 Miliar Bangun 2.908 Hunian Tetap Korban Gempa Halmahera Selatan

Suasana proyek pembangunan hunian tetap (huntap) di Kelurahan Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (12/10/2019). (Foto ilustrasi/ANTARA FOTO: Basri Marzuki)

TERNATE, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengalokasikan dana Rp91,4 miliar untuk membangun rumah hunian tetap (huntap) bagi korban gempa bumi Gane dan Bacan. Dana ini disediakan bagi 2.908 Kepala Keluarga (KK) korban gempa, baik yang rumahnya rusak berat, sedang hingga ringan, untuk dibangunkan huntap.

Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba mengatakan, awalnya pemerintah berencana membangun hunian sementara (huntara), tetapi tim Darurat BNPB yang turun mengecek lokasi mengalihkan pembangunan untuk huntap.

Menurutnya, hal ini berdasarkan hasil pengecekan lokasi oleh Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Pusat Dodi Ruswandi pada 19 Oktober silam.

"Jadi bukan lagi pembangunan huntara, Pemkab Halsel akan langsung membangun huntap," kata Bahrain di Ternate, Minggu (27/10/2019).

BACA JUGA: Korban Gempa Halsel Masih di Pengungsian, Pemkab Perpanjang Masa Tanggap Darurat

Menurutnya, anggaran itu  bersumber dari BNPB Pusat, yang diperuntukkan untuk pembangunan rumah atau huntap sesuai dengan data yang disampaikan Pemkab Halsel. Pembagiannya, 1.201 unit rusak berat senilai Rp60,05 miliar, rusak sedang 953 senilai Rp23.825.000.000, sedangkan 754 unit rusak ringan Rp7,54 miliar.

Pembangunan huntap itu tidak menggunakan pihak ke tiga karena anggaran dari BNPB pusat diserahkan langsung kepada korban gempa.

"Proses pengerjaannya akan dikontrol dan dikelola pemerintah daerah sehingga target pembangunan huntap dapat diselesaikan dengan baik," tuturnya.

Dia menambahkan, dalam pelaksanaan pembangunan huntap akan dimulai pada akhir November atau awal Desember setelah proses administrasi masa transisi darurat bencana atau pemulihan berakhir pada 28 Oktober 2019. Di mana Pemkab Halsel memperpanjang hingga 16 Februari tahun 2020.


Editor : Donald Karouw