Gempa di Ternate akibat Deformasi Batuan pada Lempeng Laut Maluku

Antara ยท Selasa, 25 Desember 2018 - 22:02 WIB
Gempa di Ternate akibat Deformasi Batuan pada Lempeng Laut Maluku

Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Okezone)

MANADO, iNews.id – Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR) yang mengguncang sebelah barat laut Kota Ternate, Selasa (25/12/2018) sore tadi disebabkan, deformasi batuan pada Lempeng Laut Maluku.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa itu merupakan jenis gempa bumi dangkal," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono dalam rilis yang dipublikasi BMKG Sulawesi Utara, Selasa (25/12/2018).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa di wilayah laut sebelah barat laut Kota Ternate ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik (thrust fault).

BACA JUGA: Ternate Digoyang Gempa 5,4 Skala Richter Sore Ini

Guncangannya dirasakan di daerah Ternate, Tidore, Sofifi, Weda, dan Jailolo II-III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Dari hasil pemodelan menunjukkan, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Hingga Selasa pukul 14.35 WITA dari hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). "Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya.

Pada pukul 14.18 WITA, wilayah laut sebelah barat laut Kota Ternate diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,3 SR.

Episenter gempa terletak pada koordinat 1,25 LU dan 126,46 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 114 kilometer arah barat laut Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara pada kedalaman 49 kilometer.


Editor : Himas Puspito Putra