Jadi Korban Jembatan Ambruk, Sadam Lontor dapat Motor dari Bupati

Antara ยท Senin, 03 Desember 2018 - 13:40 WIB
Jadi Korban Jembatan Ambruk, Sadam Lontor dapat Motor dari Bupati

Ilustrasi jembatan ambruk. (Foto: Antara)

LANGGUR, iNews.id - Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun memberikan satu unit sepeda motor kepada seorang korban insiden ambruknya Jembatan Fair pada Sabtu (1/12/2018) sore lalu.

Informasi yang dihimpun, korban bernama Sadam Lontor itu sedang mengendarai motornya ketika jembatan berusia puluhan tahun itu ambruk sehingga dia jatuh ke laut. Sadam selamat tetapi motornya karam di dasar laut.

"Pemberian satu unit kendaraan bermotor kepada Sadam Lontor bukan hanya karena dirinya saat kejadian turut menjadi korban, namun jasanya yang berhasil menyelamatkan balita berumur sembilan bulan yang turut menjadi korban saat itu," kata Bupati Thaher saat menyerahkan motor itu di Langgur, Senin (3/12/2018).

Bupati menyatakan sepeda motor itu pemberian dari dirinya pribadi. "Sekalipun tidak langsung saya bayar tunai, melainkan kredit di dealer," katanya.

Thaher menyatakan, meski Jembatan Fair berada di wilayah administrasi Pemerintah Kota Tual, tetapi Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara turut menyurati Pemerintah Provinsi Maluku mengenai peristiwa tersebut agar mendapat perhatian serius.

Dia menambahkan Pemkab Maluku Tenggara terus membantu agar masyarakat Dusun Fair Kota Tual merasa terbantu, terutama dalam persoalan air bersih di mana koordinasi dengan pihak PDAM Malra untuk segera dapat menyalurkan kembali air bersih ke dusun tersebut.

"Kami melalui BPBD Malra pun tetap berkoordinasi dengan BPBD Tual untuk selalui siap melayani transportasi laut bagi masyarakat dusun Fair, dimana akibat ambruknya jembatan maka terputus pula jalur transportasi darat," katanya.

Jembatan Fair merupakan satu-satunya penghubung antara Pulau Fair dan Pulau Kei Kecil. Jembatan berusia puluhan tahun itu ambruk pukul 17.30 WIT. Akibatnya, empat orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut, namun semuanya selamat.


Editor : Himas Puspito Putra