Kapal Merisa Karam di Laut Banda akibat Mati Mesin, 14 Orang Selamat

Antara ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 22:02 WIB
Kapal Merisa Karam di Laut Banda akibat Mati Mesin, 14 Orang Selamat

Tim SAR Ambon berhasil mengevakuasi 14 penumpang Kapal Merisa yang tenggelam di Laut Banda, Maluku. (Foto: Dok.iNews.id)

AMBON, iNews.id  - Kapal Motor (KM) Merisa yang ditumpangi 14 orang tenggelam di perairan Laut Banda, Maluku. Kapal tersebut angkat jangkar dari Pelabuhan Tulehu, Kecamatan Salahutu (Pulau Ambon), Kabupaten Maluku Tengah pada Rabu (13/3/2019) pukul 19.00 WIT.

Kapal tersebut bertolak menuju Pulau Banda, namun ditengah perjalanan menggalami mati mesin di perairan Selatan Ambon hingga akhirnya tenggelam pada koordinnat 4°21.239 S - 128°09'.663 E.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Seluruh penumpang yang sebagian besar wisatawan asing berhasil diselamatkan dan dievakuasi tim SAR ke Kota AMbun menggunakan KN SAR 235 Abimanyu.

"Seluruh kru dan penumpang meninggalkan kapal yang sudah tenggelam sekitar pukul 07:10 WIT dan naik ke atas Life Craft sehingga KN SAR 235 Abimanyu yang tiba di lokasi menemukan mereka sedang terapung-apung di tengah laut," kata Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muslimin, Kamis (14/3/2019).

BACA JUGA: KM Manusela Permai Tabrak Karang di Wakatobi, 51 Penumpang Dievakuasi

Menurut Muslimin, kondisi cuaca saat ini di lokasi pencarian adalah hujan ringan dan kecepatan angin dari arah barat laut antara 3 - 25 knots, sedangkan ketinggian gelombang antara 0,25 hingga dua meter.

Muslimin mengatakan, lima WNA yang berada dalam Kapal Merisa semuanya selamat. Mereka adalah Jean Claude Phillipe, asal Belanda, Marinda Edison asal Phlipina, Mohammed Hasan asal Qatar, Edwin Josse Bisslik asal Qatar, dan Antoni Albet Aubrey dari Republic Of Seychelles.

Di atas kapal naas ini juga ada seorang pemandu wisata bernama Andi Nasir Hamadin dan delapan Anak Buah Kapal antara lain Sadi Rudin selaku nakhoda, Andi Dasri (mualim I), dan Fritwan Kekenusa (kepala kamar mesin).

Sedangkan Sulaiman Amir adalah masinis, Shaq Harfendy (oiler), Abdul Ghani (kelas i), Muh Sating (wiper), dan Junaidi sebagai asisten koki.





Editor : Kastolani Marzuki