Pelayanan Publik Lumpuh, ASN Pemkab Morotai Mogok Kerja

Agus Suprianto ยท Senin, 26 November 2018 - 12:01 WIB
Pelayanan Publik Lumpuh, ASN Pemkab Morotai Mogok Kerja

Para ASN di Pemkab Morotai mogok kerja dan memboikot pelayanan publik. (Foto: iNews.id/Agus Suprianto)

MOROTAI, iNews.id - Aktivitas pemerintahan di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara lumpuh total. Para aparatur sipil negara (ASN) memboikot seluruh pelayanan publik sebagai bentuk protes atas kebijakan Bupati Benny Laos yang dianggap merugikan mereka.

Pantauan iNews, Kantor Bupati Morotai saat ini sudah dipagari kawat berduri. Puluhan aparat kepolisian dari Polres Morotai sudah berjaga-jaga di sana.

Aksi boikot pelayanan publik ini sudah berjalan sejak sepakan lalu, terhitung 19 November. Bukan cuma kantor Bupati, semua kantor dinas Kabupaten Morotai pun terlihat tak berpenghuni.

Sekda Kabupaten Morotai, Muhammad M Kari mengatakan, kondisi ini terjadi karena adanya mutasi ASN. Padahal, hal ini tak perlu dipersoalkan, sebab ada turan mengikat bagi mereka sebagai aparatur sipil pemerintah, tertuang di PP No 53 Tahun 2010.

BACA JUGA: Mengadu ke DPRD, Puluhan ASN Desak Bupati Morotai Mundur

"Kalau ditegur berulang-ulang, karena melanggar berkali-kali, wajar kan dimutasi," kata M Kari di Kantor Bupati Morotai, Maluku Utara, Senin (26/11/2018).

Mutasi ini dilakukan terhadap sejumlah pejabat eselon II dan III yang dinilai tak sesuai mekanisme serta prosedur. Makanya, para pejabat dan staff melakukan pemboikotan memprotes kebijakan bupati.

Kabagops Polres Morotai, AKP Didik CB mengatakan, pengamanan dilakukan guna menjaga dan mengantisipasi adanya aksi demonstrasi dari para ASN. Namun, tidak ada laporan resmi ke kepolisian atas dugaan pelanggaran yang dilakukan bupati.

"Ini cuma orasi-orasi saja, belum masuk laporannya," kata Didik.

Hingga kini, suasana di kantor pemerintahan Kabupaten Morotai masih lumpuh total. Pemboikotan yang dilakukan ASN membuat pelayanan publik tak berjalan.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal