Pembajakan KM Mina Sejati di Laut Dobo Kepulauan Aru Diawali Tawuran antara ABK

Ridwan Kalengkongan ยท Senin, 19 Agustus 2019 - 16:30 WIB
Pembajakan KM Mina Sejati di Laut Dobo Kepulauan Aru Diawali Tawuran antara ABK

Persiapan KRI Teluk Lada menuju lokasi KM Mina Sejati dibajak di perairan Laut Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, Minggu malam (18/8/2019). (Foto: iNews/Ridwan Kalengkongan)

TUAL, iNews.id –Pembajakan Kapal Motor (KM) Mina Sejati di perairan Laut Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, diduga terjadi karena tawuran antara anak buah kapal (ABK). Hingga kini, tim KRI Teluk Lada masih berusaha mengevakuasi para ABK.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kepulauan Aru Letkol Laut (P) Saharto Silaban mengatakan, informasi diperoleh, jumlah ABK Mina Sejati 36 orang. Tiga orang pelaku menyerang ABK yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan 32 orang menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.

Hal ini juga sesuai dengan keterangan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Deni Muhamad Zainal yang dikonfirmasi wartawan melalui Danlanal Kepulauan Aru. Kadispenal mengklarifikasi bahwa KM Mina Sejati bukan dibajak. Yang terjadi, perkelahian antar-ABK.

BACA JUGA:

KM Mina Dibajak, Polda Maluku Intensifkan Negosiasi untuk Selamatkan Sandera 

KM Mina Sejati Dibajak di Laut Dobo, 2 ABK Tewas dan 18 Tak Diketahui Nasibnya

Namun, penyebab perkelahian belum diketahui. Dari 32 orang yang melompat ke laut saat berusaha menyelamatkan diri, dua orang di antaranya meninggal dunia. Sementara 11 orang lainnya selamat dengan bantuan KM Pebulang.

“Jumlah ABK yang berada di KM Mina Sejati saat ini 13 orang ditambah tiga orang pelaku,” katanya.

Tim KRI Teluk Lada telah berhasil menemukan posisi KM Mina Sejati. Namun, hingga kini personel belum bisa mengevakuasi ABK yang disandera di kapal nyaris tenggelam.

Saharto mengatakan, hingga saat ini, KRI Teluk Lada masih mencoba melakukan komunikasi dengan KM Mina Sejati. KRI Teluk Lada telah menurunkan tim pemeriksa untuk melaksanakan pendekatan serta langkah-langkah persuasif dengan ABK KM Mina Sejati.

“Namun, sampai saat ini, komunikasi melalui radio belum mendapatkan respons dari KM Mina Sejati. Karena itu, tim yang diturunkan saat ini mencoba dan berupaya agar tidak ada lagi korban jiwa,” kata Danlanal Kepulauan Aru.


Editor : Maria Christina