Pencarian Kapal MV Nur Allya di Hari ke-7, Basarnas Pantau Lewat Udara

Antara, Donald Karouw ยท Kamis, 29 Agustus 2019 - 14:05 WIB
Pencarian Kapal MV Nur Allya di Hari ke-7, Basarnas Pantau Lewat Udara

Ilustrasi pemantauan kapal hilang. (Foto: Dok iNews).

TERNATE, iNews.id - Basarnas Ternate terus mencari Kapal MV Nur Allya yang hilang di perairan Maluku. Pada pencarian di hari ketujuh ini, penyisiran dilakukan lewat jalur udara dan laut.

Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah mengatakan, pencarian dibagi menjadi dua tim SRU, yakni KN SAR 237 Pandudewanata melakukan Pencarian di Perairan Desa Wooi Pulau Obi.

"Ada info tumpahan minyak di sana. Pencarian juga di LKP Distres Signal seluas 145.54 NM," kata Arafah di Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis (29/8/2019).

BACA JUGA: Pencarian Kapal MV Nur Allya di Perairan Maluku, Sudah 9 Hari Hilang Kontak

Sedangkan, SRU kedua menggunakan pesawat udara Susi Air berangkat dari Bandara Pattimura Ambon, Melakukan pantauan lewat udara.

Lokasi yang dipantau yakni, perairan Pulau Seram - Perairan Pulau Missol - Perairan Raja Empat - Perairan Gebe. Kemudian, Perairan Pulau Obi - Perairan Pulau Buru dan kembali ke Ambon.

Pencarian lewat udara melibatkan Basarnas Ambon, DitSiskom Basarnas pusat, Lanal Ternate, Ditpolairud Polda Malut dan sejumlah instansi terkait lainnya.

BACA JUGA: Kapal MV Nur Allya Hilang di Perairan Maluku, Nasib 25 Penumpang Belum Diketahui

"Kami juga akan berkoordinasi dengan KUPP Obi Wisnu terkait distress signal, di mana kapalnya sementara berlabuh di sekitar Perairan Obi," ujar dia.

Sebelumnya, KMV Nur Allya hilang kontak dalam pelayaran dari Weda, Halmahera menuju Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebanyak 25 ABK di kapal tersebut hingga kini belum diketahui nasibnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal