Polda Evaluasi Kapolres Halmahera Selatan terkait Demo Ratusan Polisi

Agus Suprianto ยท Senin, 29 April 2019 - 21:51 WIB
Polda Evaluasi Kapolres Halmahera Selatan terkait Demo Ratusan Polisi

Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Suroto. (Foto: iNews.id)

MALUKU UTARA, iNews.id - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara bergerak cepat dengan melakukan investigasi terkait demonstrasi ratusan polisi di Mapolres Halmahera Selatan yang menuntut uang pengamanan Pemilu 2019.

Ratusan anggota polisi yang terlibat dalam aksi pada Senin (29/4/2019) pagi tadi dikumpulkan untuk dimintai keterangan.

Kapolda Maluku Utara (Malut), Brigjen Pol Suroto mengatakan, sudah membentuk tim untuk melakukan investigasi terkait aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan polisi di Mapolres Halmahera Selatan.

Tim tersebut terdiri atas empat pejabat Polda Maluku Utara yakni, Direktur Kriminal Khusus, Kepala Biro Operasi, dan Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan. Tim investigas itu dipimpin langsung Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol Lukas Akbar Abriari. “Kami akan mengevalusi kapolres dan kabag ops jika terbukti melakukan pemotongan anggaran,” kata Kapolda.

BACA JUGA:

Ratusan Polisi Demo, Kapolda Malut: Masalahnya Uang Pengamanan Pemilu

Ratusan Polisi di Halmahera Selatan Demo, Ruang Kapolres Dipalang

Dari video amatir, seluruh anggota Polres Halmahera Selatan dikumpulkan di salah satu ruangan untuk dimintai keterangan terkait dengan aksi yang mereka lakukan.

Sejumlah anggota polisi dalam pertemuan itu menyampaikan terkait dugaan pemotongan anggaran pengamanan yang menjadi hak mereka. Sementara itu, susasana di Mapolres Halmahera Selatan sudah kembali kondusif pascademonstrasi ratusan anggota polisi.

Diketahui, ratusan anggota polisi yang bertugas di Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara, berdemonstrasi di halaman mapolres, Senin (29/4/2019) pagi. Aksi mereka dipicu masalah uang pengamanan pemilu. Mereka menduga dana tersebut dipangkas oleh kapolres dan kepala bagian operasional.

“Baru kali ini terjadi seperti ini, uang pengamaman dipangkas,” teriak salah seorang polisi.

Dari pantauan iNews, ratusan polisi mengamuk dan berteriak histeris tepat di hadapan kapolres. Para anggota polisi ini semakin geram karena mereka merasa diancam akan dimutasi jika berani mempertanyakan terkait uang pengamanan.

“Kami mempertanyakan kenapa uang pengamanan dipangkas, jangan kami diancam mutasi,” ujar seorang petugas polisi.


Editor : Kastolani Marzuki