Satgas Yonif Raider Khusus 136 Pamrahwan Ikuti Tradisi Tarik Kayu di Maluku Tengah

Irfan Ma'ruf ยท Selasa, 03 Desember 2019 - 03:00 WIB
Satgas Yonif Raider Khusus 136 Pamrahwan Ikuti Tradisi Tarik Kayu di Maluku Tengah

Satgas Yonif Raider Khusus 136 Pamrahwan saat Ikuti tradisi tarik kayu bersama ratusan warga Maluku Tengah. (Foto: Puspen TNI)

MALUKU, iNews.id – Sejumlah personel Pos Wairiang SSK III Satgas Ops Pamrahwan Maluku Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 136/Tuah Sakti (TS), ikut dalam tradisi hela kayu atau tarik kayu di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (1/12/2019). Tradisi ini merupakan salah satu rangkaian prosesi adat yang dilakukan untuk membangun atau merenovasi rumah adat dan atau makam leluhur.

Komandan Pos (Danpos) Wairiang Letda Inf Lamhot Sihaloho mengatakan, acara tradisi diawali dengan penarikan kayu oleh masyarakat Negeri Hulaliu dari dalam hutan. Sementara itu, masyarakat Negeri Kailolo menunggu di jarak 500 meter dekat makam para leluhur untuk menyambut kedatangan warga Negeri Hulaliu. Selanjutnya mereka menarik kayu secara bersama-sama.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat bergotong-royong sambil bersuat (bernyanyi) dengan diiringi pukulan tifa sebagai penyemangat.

 

“Kegiatan ini sekaligus membuktikan tradisi yang sudah ada sejak 300-an tahun lalu masih dilestarikan dan dijaga masyarakat Hatuhaha atau warga dari lima negeri. Yaitu Negeri Hulaliu, Pelauw, Rohomoni, Kailolo dan Negeri Kabauw,” ujar Lamhot, Senin (2/12/2019)

Menurutnya, dengan dilestarikannya tradisi hela kayu, maka ikatan batin antara negeri-negeri adat yang terdapat di Kecamatan Pulau Haruku tetap terjalin dengan kuat.

“Kelima masyarakat ini masih memiliki ikatan kerahiman atau tali persaudaraan. Persaudaraan mereka kuat kendati di antara negeri masyarakatnya memiliki keyakinan yang berbeda,” katanya.


Editor : Donald Karouw