Seorang Warga Tewas Diterkam Buaya di Sungai Ruata Maluku Tengah

Antara ยท Minggu, 09 Juni 2019 - 10:52 WIB
Seorang Warga Tewas Diterkam Buaya di Sungai Ruata Maluku Tengah

Ilustrasi buaya. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id – Serangan buaya kembali terjadi di Sungai Ruata, Desa Makariki Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Seorang warga bernama Fanyu Lunmisay tewas diterkam dan sampai saat ini keberadaan tubuhnya masih dicari.

Kepala Seksi Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku Meity Pattipawaej mengatakan, pihaknya menerima laporan awal dari Kepala Resort Amahai Seksi Wilayah II BKSDA Maluku Rijilan Walalayo jika telah terjadi serangan buaya di sekitar muara Sungai Ruata. Identitas korban yakni Fanyu Lunmisay warga Desa Wotai, Kecamatan Waipia.

Kronologi berawal saat korban bersama saudaranya Daniel Lunmisay mencari ikan di muara Sungai Ruata Sabtu (8/6/2019). Kemudian pukul 15.00 WIT, keduanya menyusuri sungai untuk kembali ke perkampungan. Saat itulah mereka diserang buaya yang muncul secara tiba-tiba dan langsung menerkam.

Daniel ketika itu berada di bagian depan sedang memegang karung yang berisi ikan. Dia melakukan perlawanan dan berhasil menyelamatkan diri untuk mencari bantuan ke warga lain.

BACA JUGA: TKI Asal NTT Ditemukan Tewas tanpa Kepala di Malaysia, Diduga Diterkam Buaya

“Korban (Fanyu) saat itu posisinya di belakang Daniel dan langsung diterkam buaya. Sementara Daniel mengalami luka empat lubang bekas gigitan buaya," ujar Meity, Minggu (9/6/2019).

Petugas gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Manusia (BKSDA) Maluku dan Polsek Waipia, Polres Maluku Tengah kini telah berada di sekitar lokasi serangan untuk mencari korban. Mereka sudah melakukan pencarian sejak hari pertama menerima informasi.

"Proses pencarian tubuh korban yang diterkam buaya sudah dilakukan sejak Sabtu malam mulai pukul 19.00-22.00 WIT dan belum membuahkan hasil. Hari ini kami lanjutkan pencarian,” katanya.

Kasus buaya memangsa manusia di Sungai Ruata bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya serangan buaya menewaskan Jonias Makaweru yang saat sedang menjala ikan. Saat dievakuasi, hanya ditemukan potongan tubuh korban pada 7 Februari 2019.


Editor : Donald Karouw