Update Gempa M 7,2 di Halmahera Selatan: 6 Warga Meninggal, Berikut Identitasnya

Aditya Pratama ยท Rabu, 17 Juli 2019 - 09:44 WIB
Update Gempa M 7,2 di Halmahera Selatan: 6 Warga Meninggal, Berikut Identitasnya

Warga korban gempa beraktivitas di tenda darurat yang dibangun di Desa Yomen, Kepulauan Joronga, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Selasa (16/7/2019). (ANTARA FOTO/Abdul Fatah)

JAKARTA, iNews.id – Korban jiwa akibat gempa bermagnitudo 7,2 di Halmahera Selatan, Maluku Utara, bertambah. Update data BPBD setempat hingga Selasa (16/7/2019) malam, tercatat sudah enam warga meninggal dalam peristiwa ini. Lima akibat tertimpa reruntuhan bangunan, sedangkan satu korban meninggal di lokasi pengungsian.

“Satu korban atas nama Saima (90)  warga Nyonyifi meninggal dunia di pengungsian daerah dataran tinggi di Kecamatan Bacan Timur,” ujar Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo di Jakarta, Rabu (17/7/2019)

Menurutnya, saat ini bantuan logistik terus mengalir untuk penanganan darurat. BNPB juga telah mengirimkan satu unit helikopter Mi-8 untuk mendistribusikan bantuan, seperti tenda keluarga dan barang kebutuhan lainnya. Selain itu, ada juga pesawat Hercules yang membawa bantuan dan telah tiba pada Selasa (16/7) malam.


BACA JUGA:

Pengungsi Gempa di Halmahera Selatan Butuh Bantuan Makanan, Pakaian dan Selimut

Korban Gempa Bumi Halmahera Selatan Bertambah, 4 Orang Tewas dan 51 Luka-luka

Gempa Berkekuatan Magnitudo 4,4 Guncang Labuha Halmahera Selatan Rabu Dini Hari


Agus menjelaskan, pengiriman bantuan tak hanya melalui jalur udara, BNPB juga membawa dukungan logistik melalui kapal. Bongkar muat dari kapal tanker ke kapal yang lebih kecil telah dilakukan.

“Sejauh ini Pemkab Halmahera Selatan telah membentuk penanganan darurat dan dapur umum. Kami juga dibantu TNI dan Polri untuk melayani 9 pos pengungsian di Kota Labuha,” katanya.

Diketahui, para pengungsi korban gempa di sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, saat ini masih takut kembali ke rumah. Mereka khawatir akan terjadi tsunami menyusul masih adanya gempa susulan pascagempa utama M 7,2 pada Minggu (14/7).

Data BMKG, gempa susulan masih terjadi. Teranyar yakni Rabu (17/7/2019) pukul 01:45 WIT yang getarannya dirasakan warga di Kota Labuha.

Berikut ini nama korban meninggal dunia pascagempa M 7,2 di Halmahera Selatan:

1) Aisyah (54 tahun), asal Desa Ranga-Ranga, Gane Barat Selatan.

2) Aspar Mukmat (20), Dea Gane Dalam, Gane Timur Selatan.

3) Sagaf Girato (50), Desa Yomen, Joronga.

4) Aina Amin (50), Desa Gane Luar Kec. Gane Timur Selatan.

5) Wiji Siang (60), Desa Gane Luar Kec. Gane Timur Selatan.

6) Saima (90) warga Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur.


Editor : Donald Karouw