15 Anjing Pelacak Dikerahkan Cari 79 Korban Banjir Bandang Jayapura

Antara, Ilma De Sabrini ยท Selasa, 19 Maret 2019 - 12:24 WIB
15 Anjing Pelacak Dikerahkan Cari 79 Korban Banjir Bandang Jayapura

Warga menyelamatkan barang berharga miliknya dari rumahnya yang terendam banjir akibat banjir bandang di Sentani Jayapura, Papua, Senin (18/3/2019). (ANTARA FOTO/Gusti Tanati)

JAYAPURA, iNews.id – Pascabencana banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, 79 korban dilaporkan masih hilang. Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengerahkan 15 anjing pelacak untuk mendukung pencarian korban, Selasa (19/3/2019).

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Kamal mengatakan, enam dari 15 anjing pelacak itu merupakan bantuan dari Markas Besar Polri yang tiba Selasa.

“Polisi mengerahkan anjing pelacak karena masih banyak warga yang melaporkan kehilangan sanak keluarga akibat banjir bandang Sabtu (16/3/2019),” kata Kamal di Jayapura.

BACA JUGA:

Polisi Kembali Evakuasi 1 Jenazah Korban Banjir di Sentani

Ini Penyebab Banjir Bandang di Sentani Jayapura

Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang di Sentani Jayapura Jadi 83 Orang

Kamal mengakatakan, pihaknya terus mengerahkan anggota untuk mencari sekitar 79 orang korban yang dilaporkan hilang oleh keluarganya. Namun, mereka mengalami kesulitan karena korban tertimbun material yang terbawa saat banjir bandang.

“Kami berharap kehadiran anjing pelacak bisa mempercepat penemuan korban yang masih hilang,” ujarnya.

Kapolres Jayapura AKBP Viktor Makbon sebelumnya mengatakan, hingga Senin (19/3/2019) pukul 18.30 WIT, jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, sudah mencapai 83 orang. Selain itu, 75 orang luka ringan dan 84 orang luka berat. Selain itu, 5.725 orang mengungsi akibat banjir bandang.

"Korban banjir bandang terbanyak berasal dari Distrik Sentani. Pencarian terhadap warga yang menjadi korban dilanjutkan Selasa (19/3/2019) dengan mengerahkan personel TNI-Polri dan masyarakat," kata Viktor Makbon.


Editor : Maria Christina