2 Kapal Pengangkut BBM Terbakar di Merauke Papua, 2 ABK Tewas dan 2 Hilang

Chanry Andrew Suripatty ยท Kamis, 16 Mei 2019 - 22:34 WIB
2 Kapal Pengangkut BBM Terbakar di Merauke Papua, 2 ABK Tewas dan 2 Hilang

Kapal pengangkut BBM yang terbakar di Pelabuhan Rakyat Kelapa V Merauke, Papua, Kamis (16/5/2019). (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

MERAUKE, iNews.id – Dua kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) terbakar di Pelabuhan Rakyat Kelapa V Merauke, Papua, Kamis (16/5/2019), sekitar pukul 13.00 WIT. Akibatnya, dua anak buah kapal (ABK) tewas terbakar, seorang terkena luka bakar dan dua orang lagi belum ditemukan.

Kapal yang terbakar yakni, Kapal Sinar Maros dengan pemilik kapal berinisial R dan Kapal Kayu Samudra Jaya dengan pemilik kapal berinisial M.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Merauke AKBP Bahara Marpaung mengatakan, dua ABK yang tewas sudah dievakuasi ke rumah sakit atas nama Iwan dengan Saharudin. Tiga lainnya hilang, yakni Agustan, Sandi dan Nirwan.

“Dari pencarian, tim menemukan satu korban yang sudah terbakar dan belum diketahui namanya. Jadi , sampai saat ini masih ada dua korban yang belum ditemukan,” kata Bahara.

Proses evakuasi ABK yang tewas akibat kebakaran kapal pengangkut BBM di Pelabuhan Rakyat Kelapa V Merauke, Papua, Kamis (16/5/2019). (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)


Dia mengatakan, Kasat Polair Polres Merauke AKP Micha P Toding bersama anggotanya bekerja sama dengan Tim Basarnas dan anggota pemadam kebakaran masih berusaha mencari korban.

Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Polres Merauke. “Untuk sebab kebakaran kapal tersebut masih dilakukan penyelidikan. Ini sebagai laporan awal saja,” katanya.

Sampai dengan pukul 15.00 WIT tadi, api di dermaga dan Kapal Sabuk Nusantara 45 dapat dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran. Dua korban kebakaran kapal dievakuasi dengan dua speed boast di antaranya milik Satpolair Polres Merauke dan anggota SAR. Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumah sakit.

“Untuk situasi Pelabuhan Kelapa Lima masih dalam keadaan aman dan terkendali,” ujarnya.

Sementara dari informasi yang diperoleh, kebakaran berawal saat Kapal Kayu Sinar Maros memuat BBM jenis premium sebanyak 10 ton dengan menggunakan pompa mesin diesel. BBM tersebut rencananya dibawa ke Pantai Kasuari. “Kapal tiba-tiba meledak saat sedang melakukan pengisian BBM,” kata salah seorang ABK Kapal Sinar Maros.

Kebakaran meluas ke Kapal Samudra Jaya 99 tujuan Okaba, yang bersandar di pelabuhan. Kapal itu juga sedang memuat BBM premium 10 ton. “Kapal itu ikut terbakar dan tenggelam,” kata Irfan.


Editor : Maria Christina