2 Panitia Pemilihan dan Logistik Pemilu Menghilang di Intan Jaya Papua

Antara ยท Minggu, 05 Mei 2019 - 13:45 WIB
2 Panitia Pemilihan dan Logistik Pemilu Menghilang di Intan Jaya Papua

Ilustrasi pemilu. (Foto: dok iNews)

JAYAPURA, iNews.id – Dua anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Hitadipa dan Tomosiga di Kabupaten Intan Jaya, Papua, dikabarkan menghilang bersama logistik Pemilu 2019. Aparat keamanan Polri dan TNI bahkan telah diminta bantuan untuk mencari keduanya.

Komisioner Bawaslu Provinsi Papua Ronal Manoach mengatakan, kedua anggota PPD tersebut hingga kini masih dicari terkait percepatan rapat pleno penghitungan suara di tingkat kabupaten.

"Yang jelas kami sudah minta bantuan ke aparat keamanan untuk mencari kedua anggota PPD tersebut. Mereka diduga lari ke arah Nabire," ujarnya, Sabtu (4/5/2019).

Menurutnya, hingga kini hanya lima distrik di Kabupaten Intan Jaya yang logistiknya lengkap. Yakni Distrik Biandoga, Agisiga, Homeyo, Wandai dan Distrik Ugimba.

"Tapi  itu pun PPD-nya tidak lengkap, hanya ada yang dua dan tiga. Harapan kami mereka segera hadir agar rapat pleno bisa dilakukan," katanya.

Sementara mengenai kotak suara di Distrik Agisiga yang dibuka dan diubah oknum anggota PPD di Sugapa ibu kota Kabupaten Intan Jaya, Ronald memastikan persoalan itu telah diselesaikan.

"Di Agisiga yang terjadi bentrokan sudah tercapai kesepakatan. Sudah ditangani aparat keamanan dan Bawaslu setempat," ucapnya.

Ronald menambahkan, KPU Kabupaten Intan Jaya diberikan waktu hingga 7 Mei 2019 untuk segera menyelesaikan penghitungan suara.

Diketahui, sebelumnya pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi suara di Kabupaten Intan Jaya, Papua, terhambat karena ketiadaan beberapa petugas Panitia Pemilihan Distrik setempat. Dilaporkan juga terjadi bentrokan antara dua kelompok masyarakat di Distrik Sugapa saat menunggu pleno rekapitulasi suara tingkat kabupaten. Aparat bahkan harus melepaskan tembakan peringatan untuk mencegah terjadi kekisruhan.


Editor : Donald Karouw