Harga Beras Bulog di Wamena Capai Rp23.000 per Kilogram

Antara ยท Kamis, 30 Agustus 2018 - 17:25 WIB
Harga Beras Bulog di Wamena Capai Rp23.000 per Kilogram

Ilustrasi pedagang beras. (Foto: dok.okezone).

WAMENA, iNews.id - Harga beras medium atau sering disebut beras Bulog di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, mencapai Rp23.000 per kilogram (kg). Harga tersebut jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku di wilayah setempat yakni sebesar Rp10.250 per kg.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayawijaya Arisman Chaniago mengatakan, sebelumnya harga beras medium yang dijual di pasaran Wamena sebesar Rp15.000 per kg.
 
"Kini beras bulog di pasaran Wamena mengalami kenaikan yang cukup tinggi dari sebelumnya Rp15.000 per kg, tembus Rp23.000 per kg. Ini diiringi dengan pasokan yang sulit, yang didapatkan oleh pedagang beras Bulog di pasaran," kata Arisman, Kamis (30/8/2018).

Dia mengakui, harga beras medium di Wamena, memang sejak dulu lebih tinggi dari HET yang berlaku di wilayah tersebut, bahkan jauh dari ketentuan harga nasional yang mencapai Rp9.450 per kg. Dia mengatakan perbedaan harga tersebut terkait jarak yang berpengaruh pada ongkos angkut.

Menyikapi harga beras medium yang jauh melampaui HET akibat kesulitan pasokan, Bulog Papua menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya pada Senin (20/8/2018) lalu. Pada pertemuan itu pemerintah dan Bulog sepakat untuk melakukan operasi pasar murah dalam waktu dekat dengan harga yang murah.

Untuk merealisasikan operasi pasar tersebut, Pemkab Jayawijaya telah mengambil data 25 pengusaha untuk ditetapkan sebagai pengecer. Mereka tersebar di pusat kota Jayawijaya hingga beberapa distrik seperti Tagime, Bolakme, Yalengga, Pyramid, dan Asologaima.

"Nanti konsumen yang ingin akan beras operasi pasar murah Bulog, dapat membeli di pengecer yang sudah ditetapkan nantinya oleh bupati Jayawijaya," kata Arisman.


Editor : Muhammad Saiful Hadi