Jual Amunisi ke KKSB di Papua, 3 WNA Polandia Dijerat Pasal Berlapis

Chanry Andrew Suripatty ยท Kamis, 30 Agustus 2018 - 22:56 WIB
Jual Amunisi ke KKSB di Papua, 3 WNA Polandia Dijerat Pasal Berlapis

Ratusan amunisi diamankan Polda Papua. (Foto: ilustrasi)

JAYAPURA, iNews.id – Tiga warga negara asing (WNA) asal Polandia yang diamankan tim Gabungan Polres Jayawijaya dan Polda Papua, pada Minggu (26/8/2018) sekitar pukul 11.35 WIT terancam pasal berlapis atas kegiatan mereka yang dianggap mengganggu keamanan negara.

Ketiga warga Polandia tersebut ditangkap saat hendak melakukan transaksi jual beli amunisi kepada kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB). Ketiga pelaku berinisial JFS, Y alias NY, dan SCM, diamankan beserta barang bukti berupa 104 butir amunisi kaliber 5.56 mm, 35 butir amunisi kaliber 9 mm, dokumen transaksi percakapan, dokumen perjuangan TPN/OPM dan telepon genggam.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol, Achmad Mustofa Kamal mengatakan, sebelumnya tim gabungan Polda Papua dan Polres Jayawijaya menangkap JFS (WNA) di salah satu hotel di Wamena.

"Sebelumnya JFS diamankan saat akan berkunjung ke tempat wisata di Danau Habema dan dibawa ke Mapolres Jayawijaya bersama tiga rekannya yang berwanegara Indonesia. Mereka yaitu NW, EW dan HW diperiksa selama satu jam dan dipulangkan,” ungkap Kamal, Kamis (30/8/2018).

Keesokan harinya, menurut Kamal, JFS kembali ditangkap oleh aparat Polres Jayawijaya sedangkan untuk tiga orang lainnya ditangkap di tempat berbeda. "Ketiga orang tersebut diamankan karena diduga akan melakukan transaksi amunisi," kata Kamal.

Menurut Kamal, berdasarkan hasil pengembangan dari beberapa tersangka yang diamankan, polisi berhasil mengamankan ratusan butir amunisi di daerah Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua.

"Tim gabungan kepolisian bergeser menuju Kota Elelim, Kabupaten Yalimo guna mengambil amunisi milik IW alias BL yang disimpan di rumahnya dan tim berhasil mengamankan amunisi sebanyak 139 butir," beber Kamal.

Selanjutnya pada Kamis (30/8/2018), perkembangan kasus tentang tindak pidana percobaan kejahatan terhadap keamanan negara, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 dan atau Pasal 110 dan atau Pasal 111 juncto 53 dan 55 KUHP dengan tiga orang tersangka berinisial JFS (WNA), Y alias NY dan SCM. 

"Saat ini, untuk WNA JFS sudah ditahan di Mapolda Papua, sedangkan dua pelaku lainnya masih dilakukan penyelidikan," ucap Kamal.

Dia menuturkan, terkait kasus tersebut penyidik Direktorat Reskrimum Polda Papua telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi. Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa, satu unit ponsel merek HTC warna Hitam, sebuah sim card merek Indosat (Mentari), dokumen transkrip percakapan tersangka, dokumen tentang perjuangan TPN/OPM, 104 butir amunisi kaliber 5.56 mm, dan 35 butir amunisi kaliber 9 mm.

 

 


Editor : Kastolani Marzuki