Polisi Tangkap 3 Pengedar Ganja di Bandara Mozes Kilangin

Nathan Making ยท Jumat, 31 Agustus 2018 - 09:53 WIB
Polisi Tangkap 3 Pengedar Ganja di Bandara Mozes Kilangin

Tiga pelaku terduga pengedar narkoba yang ditangkap saat mengambil paket kiriman diduga ganja di Bandara Mozes Kilangin. (Foto: iNews/Nathan Making)

MIMIKA, iNews.id – Polres Mimika meringkus tiga pengedar narkotika jenis ganja saat coba menyelundupkan barang haram itu di Bandara Internasional Mozes Kilangin, Timika, Papua, Kamis (30/8/2018). Ketiganya yakni berinisial JT, MJ, dan AM.

Kasat Narkoba Polres Mimika Iptu Laurentius Kordiali yang memimpin operasi penangkapan mengatakan, mereka ditangkap saat mengambil paket kiriman yang diduga berisi ganja di bagian kargo bandara. Saat dibekuk, ketiganya tak berkutik dan langsung dibawa untuk kepentingan penyelidikan.

Larentius menjelaskan, kronologi berawal saat petugas mendapat informasi dari petugas Bandara Sentani Jayapura akan adanya narkoba yang coba diselundupkan ke wilayah Papua, sekitar pukul 11.30 WIT. Polisi langsung berkoordinasi dengan pihak kargo di Bandara Internasional Mozes Kilangin.

15 menit berselang, ketiga terduga pelaku datang dan menanyakan petugas kargo soal paket kiriman yang dibawa menggunakan pesawat Garuda. Selanjutnya, petugas kargo Garuda membuatkan dokumen tanda terima barang.

Usai diserahkan, pelaku JT, MJ, dan AM, mengambil dan membawa barang cargo yang dikemas dalam dos dengan berjalan ke arah pintu keluar. Setibanya di pos keluar pintu kargo bandara, polisi yang sudah bersiaga langsung melakukan penangkapan terhadap ketiganya.

Ketiganya dibawa untuk diperiksa dan tes urine, hasilnya mereka positif mengkonsumsi THC atau ganja. Sementara dus kiriman yang dibongkar petugas ditemukan sejumlah paket ganja.

"Jadi mereka sebelum ditangkap sudah memakai ganja terlebih dahulu, kemudian datang untuk mengambil barang di bandara. Mereka sudah lama jadi target operasi kamiu," kata Larentius, Jumat (31/8/2018).

Saat ini ketiganya ditahan untuk proses penyelidikan dan mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain. Mereka dijerat pasal narkoba dan dipastikan akan lama mendekam dalam penjara.


Editor : Donald Karouw