3 Bulan Usai Penembakan di Nduga, 4 Pekerja Istaka Karya Masih Hilang

Antara ยท Sabtu, 16 Februari 2019 - 14:15 WIB
3 Bulan Usai Penembakan di Nduga, 4 Pekerja Istaka Karya Masih Hilang

Ilustrasi pasukan TNI di Kabupaten Nduga, Papua. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id – Sejumlah 4 pekerja PT Istaka Karya yang diduga jadi korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kabupaten Nduga, Papua, belum jelas nasibnya. Mereka dinyatakan hilang sejak awal Desember 2018 atau hampir 3 bulan, saat terjadi penembakan yang menewaskan 16 korban jiwa.

“Belum diketahui secara pasti keberadaan dan nasib keempat karyawan PT Istaka Karya yang menjadi korban KKSB saat melakukan pengerjaan jembatan,” kata Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yoshua Sembiring di sela kegiatan Simulasi Pengamanan Pemilu di kawasan Kantor Gubernuran Dok II Jayapura, Sabtu (16/2/2019).

Saat dikonfirmasi soal mengungsinya masyarakat dari beberapa distrik di Kabupaten Nduga ke Wamena, Pangdam Cenderawasih mengaku belum mengetahui pasti informasinya. Menurutnya hingga saat ini, belum ada laporan dari kepala daerah (bupati) setempat terkait hal tersebut.

BACA JUGA: Trauma, Puluhan Guru di Nduga Mengungsi Pascakontak Senjata KKB-TNI

“Belum ada laporan tentang masyarakat yang mengungsi. Secara tradisional masyarakat sering berpindah-pindah dan itu hal biasa. Namun untuk memastikannya, kami masih akan menunggu laporan dari bupati,” ucap Mayjen TNI Sembiring didampingi Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin.

Diketahui, acara Simulasi Pengamanan Pemilu 2019 diikuti sedikitnya 1.000 personel gabungan TNI/Polri. Kegiatan ini ditandai dengan atraksi penanganan masalah hasil pemilu yang menyebabkan terjadinya kerusuhan.


Editor : Donald Karouw