Anak Buah Kapal di Merauke Ditemukan Tewas Membusuk di Ruang Kemudi

Antara ยท Minggu, 06 Januari 2019 - 22:48 WIB
Anak Buah Kapal di Merauke Ditemukan Tewas Membusuk di Ruang Kemudi

Ilustrasi penemuan mayat. (Foto: Okezone)

JAYAPURA, iNews.id - Seorang anak buah kapal (ABK), kapal motor (KM) Rsang Setia 02, Ishak Anitla alias Ical (45) ditemukan meninggal dunia saat kapal sandar di Kampung Wogekel, Distrik Ilwayab Wanam, Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (6/1/2019). Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di atas tempat tidur ruang kemudi oleh rekannya sesama ABK.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, Ichal ditemukan meninggal dunia pada Minggu (6/1/2019) pagi sekitar pukul 09.00 WIT, diatas KM Rsang Setia 02 oleh rekannya Siran Manurung.

"Saksi Siran Manurung, sebenarnya hendak membangunkan Ichal, namun dipanggil dari luar ruang kemudi tidak menjawab, bahkan posisi terlihat sedang tengkurap di atas tempat tidur," katanya.

Karena tidak ada jawaban, kata Kamal, Siran kemudian mengajak ABK lainnya untuk membongkar pintu ruang kemudi menggunakan palu.

"Saat pintu terbuka, Siran mencium bau busuk sehingga meminta bantuan ke Pos AL Wanam dan selanjutnya bersama anggota datang ke kapal melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ucapnya.

Selain melaporkan hal itu kepada petugas Pos AL Wanan, kata Kamal, Siran juga mendatangi Pos Pol Ilwayab untuk melapor. Saksi bersama personil Pos Pol Ilwayab langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa korban ke Puskesmas setempat untuk dilakukan autopsi.

"Dari hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ujarnya.

Kini kasus tersebut, kata Kamal, sedang ditangani oleh Pos Pol Ilwayab Polres Merauke guna penyelidikan lebih lanjut.

"Tindakan kepolisian adalah menerima laporan, mendatangi TKP, olah TKP, membawa korban ke Puskesmas, menghubungi keluarga korban, membuat laporan polisi, membuat permintaan VER mayat dan melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," katanya.


Editor : Himas Puspito Putra