Bawaslu Papua Rekomendasi Perbaikan DPT di 16 Kabupaten/Kota

Antara ยท Senin, 17 September 2018 - 16:08 WIB
 Bawaslu Papua Rekomendasi Perbaikan DPT di 16 Kabupaten/Kota

Ilustrasi. (Foto: dok.okezone).

JAYAPURA, iNews.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua merekomendasikan perbaikan daftar pemilih tetap (DPT) di 16 kabupaten/kota yang hingga kini belum diperbaiki. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua sebelumnya menetapkan DPT sebanyak 3.517.447 jiwa namun dengan adanya perbaikan terutama pemilih ganda maka dipastinya jumlahnya akan menurun.

Anggota Bawaslu Papua Ronald Manoach mengatakan ke 16 kabupaten/kota yang belum memperbaiki DPT sesuai rekomendasi bawaslu yakni kabupaten dan kota Jayapura, Kepulauan Yapen, Waropen, Paniai, Dogiai, Intan Jaya, Mimika, Puncak, Tolikara, Nduga, Mamberamo Tengah, Jayawijaya, Yalimo, Pegunungan Bintang, Boven Digul, Mappi dan Kabupaten Asmat.

Sedangkan 11 kabupaten lainnya yang sudah memperbaiki DPT yakni Kabupaten Merauke, Sarmi, Biak Numfor, Keerom, Supiori, Mamberamo Raya, Nabire, Lanny Jaya, Puncak Jaya, Deiyai dan Kabupaten Paniai.

“Dari perbaikan jumlah pemilih di 11 kabupaten tercatat jumlah pemilih berkurang menjadi 2.566.837 jiwa. Untuk sementara pengurangan jumlah DPT terbanyak di Kabupaten Nabire mencapai 4.952 jiwa, Lanny Jaya 3.749 jiwa,” kata Manoach, Senin (17/9/2018).

Kemudian Kabupaten Sarmi 113 jiwa, Keerom 462 jiwa, Biak Numfor 268 jiwa, Supiori 193 jiwa, Mamberamo Raya 85 jiwa, Deiyai 196 jiwa dan Kabupaten Merauke sebanyak 668 jiwa, kata Manoach.

Mantan Ketua Panwas Kabupaten Jayapura itu mengatakan, saat ini pihaknya berharap panwas aktif menyurati KPU di wilayahnya agar mendapatkan data soft copy berisi nama dan alamat pemilih sehingga dapat dilakukan pengecekan.

“Itu bertujuan agar tidak ada lagi pemilih yang namanya ganda atau orang sudah meninggal masih terdata, apalagi mulai pemilu legislatif dan pemilu presiden tidak lagi menggunakan surat keterangan melainkan e-KTP,” ujar Manoach.


Editor : Muhammad Saiful Hadi