Beredar Isu Wabah Serang 6 Kampung di Mimika, Kapolres: Itu Tak Benar

Nathan Making ยท Senin, 07 Januari 2019 - 14:35 WIB
Beredar Isu Wabah Serang 6 Kampung di Mimika, Kapolres: Itu Tak Benar

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto memastikan isu wabah penyakit menyerang warga di enam kampung di Distrik Mimika Barat Tengah dan Distrik Amar, Kabupaten Mimika, tidak benar, Senin (7/1/2019). (Foto: iNews/Nathan Making)

TIMIKA, iNews.id – Isu wabah penyakit menyerang warga di enam kampung di Distrik Mimika Barat Tengah dan Distrik Amar, Kabupaten Mimika, Papua, beredar sejak Minggu (6/1/2019). Namun, Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto menegaskan, informasi itu tidak benar.

“Tidak ada wabah penyakit yang menyerang warga dan anak yang meninggal itu karena proses persalinan,” ungkap Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, Senin (7/1/2019).

Kapolres mengatakan, kepastian itu dia terima setelah personel TNI-Polri melakukan pengecekan di dua distrik tersebut. Hasilnya, tidak ada kejadian sebagaimana yang disebutkan seorang staf Distrik Mimika barat Tengah Fransisko Waukateyau. Disebutkan, seorang anak bahkan meninggal dunia akibat wabah penyakit dengan gejala panas dingin, mual, muntah-muntah sampai buang air besar itu.

“TNI-Polri sudah ke lokasi dengan menggunakan speedboat untuk mengecek kejadian itu, tetapi tidak menemukan adanya wabah tersebut,” ungkap Kapolres.

BACA JUGA:

Kasus Kematian Ibu dan Anak di Mimika Masih Tinggi

2 Kelompok Nyaris Bentrok, Polres Mimika Razia Rumah Warga

Pengecekan dilakukan mulai dari Distrik Mimika Barat Tengah, kemudian dilanjutkan ke Distrik Amar. Namun, petugas tidak menemukan apa-apa. Kapolres menegaskan akan menyelidiki pelaku penyebaran berita itu dan akan memprosesnya. “Jadi, kejadian itu tidak benar dan TNI-Polri sudah melakukan pengecekan,” tutur Kapolres.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Alfred Douw mengaku tidak mengetahui tentang wabah muntaber yang beredar di Mimika. Petugas medis baru mengunjungi Kampung Wakia pada Sabtu lalu (5/1/2019). Sementara informasi itu beredar pada Minggu (6/1/2018).

“Ini hal yang aneh. Tapi, saya sudah kirim tim ke sana untuk memastikannya. Kalau itu benar, kami kirim tenaga medis ke sana. Kalau tidak benar, kita akan tangkap orang yang sebar informasi itu,” ujarnya.

Selama ini juga tidak ada wabah seperti itu terjadi. Saat ini, pihaknya juga ikut mencari data terkait dan penyebar isu ada wabah penyakit menyebar di dua distrik di Kabupaten Mimika. Dinas Kesehatan Mimika juga sudah mengonfirmasi kepada Fransisko Waukateyau, yang diketahui warga TImika.

“Dia sudah lama di Timika, dia yang ekspose berita itu. Kami tanya ko (Fransisko Waukateyau) dapat informasi itu dari mana, distrik atau kesehatan? Dia tidak menjawab apa-apa. Saya perintahkan petugas medis yang datang ambil obat itu dengan kepala puskesmas untuk kembali,” paparnya.


Editor : Maria Christina