BMKG: Jayapura Berpotensi Diguyur Hujan Deras hingga 3 Hari ke Depan

Antara ยท Senin, 07 Januari 2019 - 01:30 WIB
BMKG: Jayapura Berpotensi Diguyur Hujan Deras hingga 3 Hari ke Depan

Cuaca buruk ditandai hujan deras dan angin kencang diprediksi akan melanda Kota Jayapura, Papua selama tiga hari ke depan. (Foto: Dok.iNews.id)

JAYAPURA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura memprediksi ibu kota Provinsi Papua ini akan diguyur hujan hingga bulan Maret mendatang.

Kepala BMKG Jayapura Petrus Demon Sili mengatakan, walaupun kawasan Kota Jayapura diprediksi diguyur hujan hingga Maret, namun puncak hujan diperkirakan bulan Januari-Pebruari. Kota Jayapura saat ini memasuki musim hujan, sehingga frekuensi kejadian hujannya mengalami peningkatan.

Dari hasil evaluasi, kata Petrus, kondisi cuaca menunjukkan terjadinya gangguan pola angin hingga terbentuknya daerah belokan angin di wilayah utara Papua yang disebabkan tumbuhnya siklon tropis Penny dan Mona yang terbentuk di wilayah tenggara Papua Nugini dan bergerak menuju Pasifik Barat.

Selain itu dari hasil evaluasi juga terungkap suhu muka laut di perairan utara Papua terpantau hangat dan kondisi kelembapannya relatif pada lapisan atas terpantau cukup basah yaitu berkisar antara 75-100 persen.

“Kondisi tersebut, mendukung terbentuknya awan-awan hujan dan yang terbentuk adalah jenis awan konvektif (cumulonimbus)yang dapat menyebabkan hujan dapat terjadi dari intensitas sedang hingga sangat lebat,” kata Demon Sili, Minggu (6/1/2019).

BACA JUGA: Diguyur Hujan Deras, Jayapura Diterjang Banjir dan Longsor

Dia mengatakan, dari hasil observasi curah hujan di Stasiun Meteorologi Dok II dan Stasiun Metereologi Sentani tercatat sebesar 175.4 mm per hari dan 68.6 mm per hari dan termasuk kategori sangat lebat. Hujan yang terjadi menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah kawasan di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

Disinggung prediksi tiga hari ke depan yakni dari tanggal 7-9 Januari, Petrus mengatakan, Kota Jayapura secara umum berawan dan adanya potensi terjadinya hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Kecepatan angin diperkirakan 10-25 knot yang bertiup daro arah barat ke utara, kata Demon Sili.

Diketahui, urah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah kawasan di Kota Jayapura, ibu kota Provinsi Papua, terendam banjir dan tanah longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura Bernard Lamia mengatakan, kawasan yang dilanda banjir merupakan wilayah yang "langganan" banjir setiap tahun seperti kawasan Entrop termasuk Papua Trade Center (PTC) dan Pasar Youtefa.

Di kawasan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, sekitar 80 rumah warga termasuk SMA Negeri 4 terendam banjir. "Memang benar ada beberapa lokasi yang terendam banjir sejak Sabtu (5/1/2019) dan ada juga ruas jalan longsor," kata," kata Lamia, Minggu (6/1/2019).


Editor : Kastolani Marzuki