BNNP Papua Barat Bongkar Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Sorong

Mathias Reyaan ยท Selasa, 25 September 2018 - 09:17 WIB
BNNP Papua Barat Bongkar Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Sorong

Kepala BNNP Papua Barat Brigjen Pol Untung Subagyo. (Foto: iNews/Mathias Reyaan)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

SORONG, iNews.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua Barat membongkar jaringan narkoba yang diduga dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kota Sorong. Dalam penyergapan itu, petugas menangkap seorang narapidana (napi) saat memberikan paket sabu ke seorang informan di luar halaman Lapas.

Informasi yang dirangkum iNews, penangkapan ini berdasarkan pengembangan kasus adanya peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam penjara. Hasil penyelidikan, petugas BNNP Papua Barat menangkap napi berinisial A saat hendak bertransaksi. Dari tangannya, diamankan satu paket diduga sabu dan ponsel milik terpidana kasus narkoba tersebut.

“Napi itu sedang berada di luar lapas saat hendak menyerahkan paket ke seorang informan-nya. Petugas langsung mengamankannya beserta barang bukti,” kata Kepala BNNP Papua Barat Brigjen Pol Untung Subagyo, Senin (24/9/2018) saat gelar perkara di kantornya.


BACA JUGA:

Polrestabes Medan Gagalkan Upaya Penyeludupan 200 Kilogram Ganja

Sipir Lapas Sragen Tangkap Seorang Ibu yang Selundupkan Sabu


Dia menjelaskan, napi tersebut memanfaatnya peluangnya mengedarkan narkoba usai menjalankan tugas membuang sampah di luar Lapas untuk bertransaksi narkoba. “Barang buktinya kini dalam penyitaan untuk pengembangan kasus,” ujarnya.

Hasil penyelidikan, napi berinisial A yang ditangkap diduga tidak bekerja seorang diri. Namun mendapat bantuan sesama napi lainnya yang berinisial M. Napi ini diduga kuat sebagai bandar yang selama ini menjalankan transaksi sabu dari balik jeruji penjara.

Keduanya masih diperiksa intensif. Ditengarai, modus peredaran sabu ini sudah berjalan sejak kedua napi kasus narkoba mendekam dalam penjara dua tahun silam. “Kami masih memnburu nandar besar yang diduga memasok sabu ke wilayah Sorong,” ucapnya.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, BNNP Papua Barat juga menangkap kurir narkoba berinisal SM yang menyimpan 25 paket sabu di rumahnya wilayah Kota Sorong. Dari tangannya disita Sabu 25,91 gram dalam paket ekonomis siap edar, dia ponsel, alat timbangan digitak dan uang Rp2,5 juta.

SM saat ini mendekam dalam sel tahanan BNNP Papua Barat untuk penyelidikan lebih lanjut. Dia dijerat Pasal 144 dan 112 Ayat 1 Undang Undang (UU) tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp10 miliar.


Editor : Donald Karouw