Cegah Perang Suku, Polres Mimika Sita Ratusan Busur dan Panah di Kwamki Narama

Antara, Nathan Making ยท Rabu, 12 Juni 2019 - 11:57 WIB
Cegah Perang Suku, Polres Mimika Sita Ratusan Busur dan Panah di Kwamki Narama

Sejumlah barang tajam yang diamankan polisi dalam razia di Kwamki Narama. (Foto: iNews/Nathan Making)

TIMIKA, iNews.id – Ratusan peralatan perang tradisional disita Polres Mimika dalam razia di Distrik Kwamki Narama, Timika, Papua. Senjata yang diamankan berupa busur, anak panah, parang, dan barang sajam lainnya.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan, jajarannya telah menggelar razia semua kendaraan roda empat dan roda dua yang masuk ke Kwamki Lama sejak Selasa (11/6/2019) petang. Kemudian dilanjutkan dengan membongkar satu pondok yang dijadikan sebagai tempat berkumpul di Distrik Kwamki Narama, Rabu (12/6/2019) pagi. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya bentrok antarkelompok warga di daerah rawan konflik 'perang suku' tersebut.

"Kami menerima informasi dari tokoh masyarakat ada upaya sekelompok orang untuk memindahkan konflik yang terjadi di Ilaga, Kabupaten Puncak ke Kabupaten Mimika, khususnya di Distrik Kwamki Narama. Kami mengantisipasi hal itu jangan sampai terjadi," ujar AKBP Agung, Rabu (12/6/2019).

BACA JUGA: Satgas Yonif 725 Evakuasi Ibu Hamil yang Alami Ketuban Pecah di Keerom Papua

Selain di Kwamki Lama, razia serupa juga dilakukan terhadap kendaraan yang melintas di Satuan Pemukiman (SP) 12 Kampung Utikini Baru, Distrik Kuala Kencana dan SP 8 di Kampung Wangirja, Distrik Iwaka.

Razia dipimpin Kabag Ops Polres Mimika AKP Andhika Aer dan Kasat Shabara Polres Mimika Iptu Matheus Tanggu Ate. Polisi juga membongkar paksa sebuah tenda yang didirikan di Jalan Freeport Lama oleh sekelompok warga.

Sejauh ini aparat kepolisian setempat telah mengamankan empat orang dari seluruhnya 15 orang warga Ilaga yang kedapatan membawa peralatan perang tradisional dan senjata tajam.

"Kami sudah koordinasi dengan Sekretaris Daerah Mimika dan Ketua DPRD Mimika untuk menyiapkan armada pesawat terbang agar segera mengembalikan orang-orang itu ke Ilaga," kata AKBP Agung.

Kapolres mengingatkan pihak-pihak yang memanfaatkan kesempatan untuk membuat keonaran di Mimika, terutama di Kwamki Lama akan berhadapan dengan aparat penegak hukum.


Editor : Donald Karouw