Gempa 5,4 SR Guncang Jayapura, Getaran Terasa di Sentani dan Genyem

Antara, Donald Karouw ยท Sabtu, 16 Februari 2019 - 15:52 WIB
Gempa 5,4 SR Guncang Jayapura, Getaran Terasa di Sentani dan Genyem

Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Okezone)

JAYAPURA, iNews.id – Gempa bumi berkekuatan 5,4 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Jayapura, Papua, dan sekitarnya, Sabtu (16/2/2019). Gempa yang terjadi pukul 15.39 WIT atau 13.39 WIB tadi tidak berpotensi tsunami. Dari pemuktakhiran, gempa berkekuatan 5,1 SR dan getaran terasa hingga ke Sentani dan Genyem.

Menurut analisa Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,42 Lintang Selatan dan dan 140.28 Bujur Timur. Gempa bumi  berlokasi di laut, berjarak 25 kilometer (km) arah Barat laut Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada kedalaman 10 km.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono memaparkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal. “Gempa bumi diduga akibat aktivitas New Guinea subduction,” katanya.

BACA JUGA:

Gempa Bumi 4,1 SR Guncang Kabupaten Kaimana, Papua Barat

Gempa Guncang Kaimana dan Manokwari Papua Barat Sabtu Pagi Ini

Hasil analisa mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi di wilayah laut di sebelah Barat laut Kabupaten Jayapura ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik (Thrust Fault).

Berdasarkan laporan masyarakat dan peta tingkat guncangan BMKG menunjukkan, guncangan dirasakan di Jayapura dalam skala II-III MMI, di Sentani berskala II-III MMI, dan di Genyem II-III MMI. “Hingga kini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” ujarnya.

Selain itu, hingga pukul 14.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan ada aktivitas gempa bumi susulan. BMKG kembali mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang. Jangan terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura Sumartono mengatakan, hingga kini, pihaknya belum ada menerima laporan tentang kerusakan akibat gempa tersebut. “Kami masih menunggu laporan dari distrik-distrik,” ujarnya.


Editor : Maria Christina