Ini Hasil Investigasi Awal Penembakan di Fayid Papua yang Tewaskan 4 Warga

Antara ยท Kamis, 30 Mei 2019 - 00:12 WIB
Ini Hasil Investigasi Awal Penembakan di Fayid Papua yang Tewaskan 4 Warga

Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhamad Aidi. (Foto: dok iNews)

JAYAPURA, iNews.id – Tim investigasi telah turun ke lokasi kerusuhan di Kampung Fayit, Distrik (Kecamatan) Fayit, Kabupaten Asmat, Papua. Hasil penyelidikan sementara tim yang dipimpin Danrem 174/ATW, penembakan yang menewaskan empat warga dilakukan anggota Koramil dalam posisi terdesak.

Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhamad Aidi mengatakan, insiden ini berawal saat massa merusak Kantor Distrik Fayit, Senin (27/05/2019) pukul 10.00 WIT. Serka F anggota Koramil ketika itu melepaskan tembakan peringatan ke atas untuk membubarkan massa.

Namun bukan membubarkan diri, massa berbalik mengejar Serka F hingga terpojok ke salah satu rumah warga yang dijadikan tempat berjualan. Jarak antara Serka F dan warga yang marah akibat calonnya berinisial JK tidak terpilih dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 hanya sekitar satu meter sehingga yang bersangkutan kembali menggeluarkan tembakan.


BACA JUGA:

Pasca-Rusuh yang Tewaskan 4 Warga, Situasi di Distrik Fayit Asmat Papua Kondusif

Massa Serang Kantor Distrik Kampung Fayet Papua, 4 Orang Tewas Tertembak


"Saat itu pelaku yang membawa senpi SS 1 dikejar massa termasuk keempat korban dengan membawa senjata tajam di antaranya panah dan kayu," kata Aidi, Rabu (29/5/2019).

Kapendam Cenderawasih mengatakan, dugaan sementara kelima korban, empat di antaranya meninggal akibat terprovokasi JK. Ditemukan barang bukti berupa anak panah dan selongsong peluru serta parang yang diduga dibawa korban saat menyerang Serka F di sekitar TKP.

Diketahui, insiden penembakan ini berawal dari unjuk rasa JK, caleg yang gagal menjadi anggota DPRD Asmat bersama 350-an pendukungnya ke Kantor Distrik Fayit.

Namun aksi massa ini dihalangi anggota sehingga mereka melakukan perusakan terhadap rumah Handayani yang letaknya bersebelahan. Anggota berupaya melerai dengan menggeluarkan tembakan namun warga berbalik dan mengejarnya. Karena terdesak, terjadi penembakan hingga menyebabkan empat orang tewas dan satu orang terluka.

Keempat jenazah sudah dimakamkan di kampung halamannya masing masing. Identitas mereka yakni Xaverius Sai (40), Nikolaus Tupa (38), Matias Amunep (16) dan Frederikus Inepi (35). Sementara korban luka tembak Jhon Tatai (25) masih dirawat di RSUD Asmat.


Editor : Donald Karouw