Isak Tangis Warnai Pemakaman Sertu Handoko Korban Penembakan KKB Papua

Chanry Andrew Suripatty ยท Kamis, 06 Desember 2018 - 20:54 WIB
Isak Tangis Warnai Pemakaman Sertu Handoko Korban Penembakan KKB Papua

Anggota TNI mengangkat peti jenazah Sertu Anumerta Handoko yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Trijaya Sakti Sorong, Papua dengan upacara militer, Kamis (6/12/2018). (Foto: iNews.id/Chanry Andrews Suripatty)

SORONG, iNews.id - Jenazah Sertu Anumerta Handoko dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Trijaya Sakti Sorong, Papua dengan upacara militer, Kamis (6/12/2018). Upacara pemakaman dipimpin Komandan Korem (Danrem) 171/ Praja Vira Tama Sorong, Brigjen TNI Ignasius Joko Triono.
  
Tembakan salvo dan isak tangis keluarga mengiringi peti jenazah Sertu Anumerta Handoko saat dimasukan ke liang lahat. Sertu Anumerta Handoko merupakan salah satu korban ketika kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang Pos Batalion 755/Yaled di Mbua, Kabupaten Nduga pada Senin (3/12/2018).

Dari 22 pasukan di Pos Batalyon 755/Yaled, satu gugur atas nama Sertu Handoko, sedangkan satu prajurit TNI yang terluka bernama Pratu Sugeng sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika.

Danyonif 755/Yalet Brigif 20 Divisi 3 Kostrad Merauke, Mayor Infantri Agus Rediyanto menuturkan, pangkat Sertu Anumerta Handoko sebelumnya masih sersan dua. Namun, almarhum sudah dipercaya menjadi bintara propam.

Padahal jabatan itu seharusnya berpangkat sersan satu. Saat gugur dalam aksi penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB), almarhum dipercaya sebagai wakil komandan pos (wadanpos).

“Almarhum selama di kesatuan pangkatnya masih sersan dua, almarhum sudah dipercaya sebagai bintara propam. Bintara propam harusnya sersan satu tapi karena berdedikasi kerja baik sehingga dipercaya kesatuan menduduki jabatan tersebut,” katanya.

BACA JUGA:

Dilepas Secara Militer, Jenazah Sertu Handoko Diterbangkan ke Sorong

Duka Selimuti Keluarga Anugrah Korban Pembunuhan KKB Asal Toraja Utara

Dia menuturkan, dalam kesehariannya, almarhum berperilaku baik dan sosok yang sangat ramah. “Dedikasi almarhum sangat baik, sehingga dipercaya sebagai wadanpos,” katanya.   

Komandan Korem 171/ Praja Vira Tama Sorong, Brigjen TNI Ignasius Joko Triono mengatakan, pihak TNI tetap akan memberikan perhatian bagi keluarga almarhum. “Korem akan tetap memperhatikan keluarga almarhum. Panglima TNI tadi sudah memberikan uang duka cita bagi keluarga almarhum. Ini sekaligus sebagai bentuk perhatian pemerintah,” katanya.

Meski almarhum telah tiada, kata Ignasius, jajaran Korem akan tetap mengunjungi keluarganya sebagai keluarga besar TNI Angkatan Darat.

Sementara itu, teman almarhum, Pratu Sugeng yang juga terkena tembakan pada lengan kanan saat baku tembak dengan KKB di Nduga, kondisi kesehatannya kini semakin membaik.


Editor : Kastolani Marzuki