Jelang 1 Desember, Warga Jayapura Diimbau Waspadai Hoaks dan Jangan Mudah Terhasut

Antara · Kamis, 28 November 2019 - 07:29 WIB
Jelang 1 Desember, Warga Jayapura Diimbau Waspadai Hoaks dan Jangan Mudah Terhasut

Ilustrasi hoaks. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura mengimbau warga Kota Jayapura dan sekitarnya mewaspadai hoaks atau berita bohong menjelang 1 Desember. Sebab, tanggal itu merupakan Hari Ulang Tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka yang ingin memisahkan diri dari NKRI.

Ketua DPRD Kota Jayapura Abisai Rollo mengatakan, menjelang 1 Desember, masyarakat jutru diharapkan lebih menyiapkan diri untuk menyambut perayaan Hari Natal pada 25 Desember. Jaga kerukunan serta kedamaian di kota ini, dan jangan mudah terhasut dengan berita hoaks.

“Yang jelas saya sebagai ondoafi di Port Numbay dan juga sebagai Ketua DPRD Kota Jayapura, mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ada untuk kita tetap rukun dan damai. Apalagi ketika kita akan memasuki Desember dan perayaan Natal dan Tahun Baru, agar tidak terhasut dengan isu 1 Desember atau lainnya,” kata Abisai Rollo di Kota Jayapura, Papua, Rabu (28/11/2019).

 

BACA JUGA: Kota Sorong Mulai Kondusif Pascakerusuhan, Aparat TNI dan Polri Masih Berjaga-jaga

 

Abisai mengingatkan, hasutan atau provokasi sengaja dikembangkan oleh oknum tertentu untuk merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bertanah air. Sementara salah satu slogan Kota Jayapura, kota iman dan bersih.

“Jangan kita terprovokasi dengan segala macam isu yang tidak benar. Hoaks itu jangan kita jadikan benar, kemudian yang benar itu kita jadikan hoaks. Kalau bisa yang benar, yah benar, yang tidak benar, yah tidak benar. Sebaiknya kita bersatu hidup harmonis,” katanya.

Politikus partai berlambang pohon beringin itu juga meminta kepada aparat keamanan TNI dan Polri untuk bertugas sesuai tupoksinya.

”Saya juga ingin pertegas untuk pihak keamanan, ketika kita memasuki bulan Desember, untuk perayaan Natal dan Tahun Baru, penjualan minuman keras dan lainnya itu harus ditertibkan, dicantumkan jam jual, atau kalau bisa tidak jualan hingga akhir tahun sehingga kota ini aman untuk kita semua,” katanya.

 

BACA JUGA: Ricuh di Kota Sorong Papua, Dandim: Situasi Sudah Aman Terkendali

 

Abisai juga menegaskan, bulan Desember merupakan bulan yang suci bagi umat Nasrani. Dia mengajak masyarakat untuk menyiapkan diri menyambut Natal pada 25 Desember.

“Jadi, tidak ada itu yang namanya 1 Desember dijadikan sebagai hari tertentu (HUT OPM), itu tidak ada. Kita di Indonesia, kita adalah negara kesatuan, Papua ada di dalamnya, tidak ada yang lain, bendera kita hanya satu yakni Merah Putih,” katanya.

“Kalaupun mau ada bendera lain, biarlah bendera tim sepak bola Persipura Jayapura, karena tim ini juga membangun negara dalam sepak bola,” katanya.


Editor : Maria Christina