Kapal Longboat yang Hilang Kontak Ditemukan, 32 Penumpang Dievakuasi ke Timika

Nathan Making ยท Selasa, 14 Mei 2019 - 17:48 WIB
Kapal Longboat yang Hilang  Kontak Ditemukan, 32 Penumpang Dievakuasi ke Timika

Para penumpang kapal longboat berhasil dievakuasi ke Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (14/5/2019), setelah kapal sempat hilang kontak. (Foto: iNews/Nathan Making)

TIMIKA, iNews.id – Kapal jenis longboat berpenumpang 32 orang yang hilang kontak di Perairan Agats, Kabupaten Asmat, Papua, sejak Kamis (9/5/2019), akhirnya ditemukan. Seluruh korban dalam kondisi selamat dan telah dievakuasi ke Timika, Kabupaten Mimika, oleh Tim Basarnas Gabungan TNI-Polri.

Kapal tersebut hilang kontak sejak Kamis 9 Mei lalu. Mereka awalnya ditemukan oleh kapal nelayan Nusantara II yang mencari ikan di Perairan Dobo Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Selanjutnya, kapal Basarnas yang sedang mencari para korban membawa para penumpang ke Timika.

BACA JUGA:

Longboat Berpenumpang 30 Orang Hilang Kontak di Perairan Asmat

Koarmada III Kerahkan Pesawat Cari Longboat yang Hilang di Perairan Asmat Papua

Kepala Kantor SAR Timika Monce Brury mengatakan, para korban awalnya ditemukan setelah ada informasi bahwa salah satu penumpang bisa dihubungi lewat telepon selulernya (ponsel). Basarnas kemudian mencoba menghubungi pukul 6.30 WIT. Ternyata korban sudah berada di kapal Nusantara 2 yang sedang mencari ikan.

“Mereka dievakuasi ke arah Timika. Namun, kapal tersebut kesulitan masuk ke muara. Setelah kami berkomunikasi dengan nakhoda kapal, kapal Basarnas kemudian menjemput serta mengevakuasi korban,” kata Monce Brury, Selasa (14/5/2019).

Setibanya di Pelabuhan Pomako pukul 09.00 WIT, para penumpang yang merupakan warga Kampung Cendrawasih, Distrik Fayid, Kabupaten Asmat, langsung dievakuasi dengan mobil ambulans dan mobil truk milik Basarnas ke kantor SAR. Dari seluruh penumpang kapal longboat, satu di antaranya ibu hamil dan tujuh anak-anak, serta sisanya laki-laki dewasa.

“Namun, satu penumpang harus dievakuasi bersama seorang ibu hamil ke RSUD Mimika akibat kelelahan. Mereka perlu mendapat penanganan medis,” katanya.

Kepala Kantor SAR Timika Monce Brury menjelaskan kronologi evakuasi 32 penumpang kapal longboat setelah sempat hilang kontak sejak Kamis, 9 Mei 2019. (Foto: iNews/Nathan Making) 


Dari informasi Basarnas, kapal tersebut berangkat dari Distrik Fayid, Kabupaten Asmat pada Kamis, 9 Mei 2019 pukul 15.00 WIT. Kapal direncanakan tiba di Agats pada hari itu juga pukul 22.00 WIT. Namun, di tengah perjalanan, kapal kehabisan bahan bakar sehingga hanya bisa terapung dan dibawa arus air laut.

Selama terapung, para penumpang hanya makan sagu dan minum air laut. Sementara itu, Perairan Dobo juga dilanda gelombang tinggi. Untuk meringankan beban kapal, mereka terpaksa membuang mesin longboat dan sejumlah barang bawaan.

Beruntung kapal tersebut bertemu dengan kapal pencari ikan mereka dapat diselamatkan. Selanjutnya, kapal SAR dan TNI Angkatan Laut mengevakuasi mereka dan membawa ke Timika.

“Selama di laut, kami hanya makan sagu kosong dan minum air garam. Barang-barang kami buang ke laut,” kata salah satu penumpang, Kalvin Kawem.


Editor : Maria Christina