Kapal Terbakar, 21 Penumpang Speedboat Shema Israel Dievakuasi Nelayan

Chanry Andrew Suripatty ยท Selasa, 25 Desember 2018 - 21:38 WIB
Kapal Terbakar, 21 Penumpang Speedboat Shema Israel Dievakuasi Nelayan

Tim SAR Sorong bergerak ke lokasi terbakarnya Speedboat Shema Israel di perairan Raja Ampat, Papua. (Foto: iNews.id/Chanry Andrew Suripatty)

WAISAI, iNews.id – Seluruh penumpang Speedboat Wisata Shema Israel yang terbakar di perairan Raja Ampat, Papua, Selasa (25/12/2018) dilaporkan dalam kondisi selamat. Mereka kini sudah dievakuasi nelayan ke Kampung Mutus.

Kepala Kantor SAR Sorong, Emy Freezer mengatakan, informasi sementara yang didapatkan saat kejadian ada empat perahu nelayan yang kebetulan berada di lokasi langsung membantu dan mengevakuasi seluruh penumpang ke Kampung Mutus. "Info perkembangan, saat ini ada empat perahu nelayan yang sedang mengevakuasi korban ke Pulau Mutus untuk menghindari kejadian-kejadian yang lebih buruk,” ucap Emy.

BACA JUGA:

Bawa 21 Orang, Speedboat Wisata Shema Israel Terbakar di Raja Ampat

Kapal Terbakar di Banggai Laut Sulteng Bawa 72 Penumpang dan 12 ABK

Kapal Terbakar di Pelabuhan Benoa, Ratusan Nelayan Terancam Menganggur

Tim SAR Pos Waisai, kata Emy, sudah bergerak menuju lokasi kejadian. Namun, tim belum bisa masuk ke lokasi karena terkendala cuaca buruk. “Cuaca di lokasi kejadian sangat buruk dan tim SAR saat ini masih sementara di kampung Sawinggrai,” katanya.

Emy mengatakan, tim SAR yang menumpang Kapal Basarnas RB 415 kini berlindung di Sawingrey karena cuaca dan angin kencang. “Direncanakan besok pagi jam 5 sudah heading kembali ke Kampung Mutus,” tandas Emy.

Kecelakaan laut yang menimpa kapal cepat itu terjadi di perairan Raja Ampat, tepatnya di perairan Kampung Yeben, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Papua, sekitar pukul 18.08 WIT.

Menurut Emy, speedboat tersebut membawa 21 wisatawan. Usai mendapatkan informasi, Kantor SAR Sorong meneruskan informasi tersebut kepada Pos SAR Waisai, dan tim SAR Pos Waisai, langsung melakukan gerak operasi SAR menuju lokasi kejadian. 


Editor : Kastolani Marzuki