Kapendam Cenderawasih: TNI Tidak Takut dengan Teror KKB di Nduga Papua

Nathan Making ยท Jumat, 08 Maret 2019 - 18:45 WIB
Kapendam Cenderawasih: TNI Tidak Takut dengan Teror KKB di Nduga Papua

Kapendam VXIII/Cenderawasi Kolonel Inf Muhammad Aidi. (Foto: iNews.id/Nathan Making)

TIMIKA, iNews.id – Situasi dan kondisi di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua sudah kembali kondusif pascapenyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) ke pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Penegakkan Hukum (Satgas Gakkum).

Penyerangan KKB yang terjadi Kamis (7/3/2019) pagi itu mengakibatkan tiga prajurit TNI gugur. Sedangkan sembilan anggota KKB tewas dalam baku tembak tersebut.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VXIII/Cenderawasi Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, TNI tidak akan mundur satu langkah pun dengan teror penembakan yang dilakukan KKB.

“Kita tidak akan mundur satu langkah pun dengan teror KKB dalam rangka melanjutkan pembangunan di negara berdaulat ini. Kita akan hadapi. Kita tidak boleh takut dengan teroris. Kalau kita takut mereka berhasil,” kata Kapendam, Jumat (8/3/2019).

Aidi menegaskan, rentetan tindakan kejahatan dan teror yang dilakukan KKB pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga tidak akan pernah membuat TNI takut.

BACA JUGA:

3 Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Tembak dengan KKB di Nduga Papua

Kapendam: TNI Diserang KKB di Nduga dengan Kekuatan Tidak Berimbang

Menurut Aidi, TNI akan tetap mengawal proses pembangunan jalan poros Trans Papua rute Wamena-Mbua-Mumugu segmen V akan tetap dilaksanakan hingga usai dan pekerjaan itu dilakukan dengan pengamanan ketat dari TNI.

“Saat ini sebanyak 600 personel Zeni Konstruksi TNI AD sudah tiba di Timika untuk melaksanakan pembangunan jalan Trans Papua. Mereka ini akan dikirim ke lokasi pembanguan jalan dan jembatan di daerah Distrik Mbua dan Mamugu,” katanya.

Terkait pengejaran terhadap KKB, Aidi menjelaskan, pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Gakkum di Distrik Mugi masih mengejar KKB dengan cara mempelajari pelarian kelompok teroris tersebut. “Masih kita kejar,” ucapnya.

BACA JUGA: Kronologi Baku Tembak di Nduga Papua, 25 Prajurit TNI Diserang 70 KKB

Sebelumnya diberitakan, tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala dilaporkan gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (7/3/2019).

Ketiga prajurit yang gugur dalam kontak tembak dengan KKB adalah Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin dan Serda Siswanto.

Ditemukan satu orang mayat (identitas dalam penyelidikan), dan diperkirakan setidaknya 7-10 orang anggota KKB juga tewas namun mayatnya berhasil dibawa kabur oleh teman-temannya.


Editor : Kastolani Marzuki