Komnas HAM Doa Bersama untuk Korban Pembunuhan KKB di Nduga

Antara, Chanry Andrew Suripatty ยท Rabu, 05 Desember 2018 - 22:15 WIB
Komnas HAM Doa Bersama untuk Korban Pembunuhan KKB di Nduga

Mobil ambulans yang membawa jenazah parjurit TNI yang gugur saat kontak senjata dengan KKB di Nduga, Papua mendapat pengawalan ketat TNI. (Foto: iNews.id/Chanry Andrew Suripatty)

JAYAPURA, iNews.id - Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia(HAM) Perwakilan Provinsi Papua mengajak warga Kota Jayapura untuk berdoa dan membakar 70 lilin secara bersama untuk mengenang para korban pembunuhan di Kabupaten Nduga yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Aksi doa dan pembakaran 70 lilin itu dilakukan di Taman Imbi Kota Jayapura, Rabu (5/12/2018) pukul 19.00 WIT. "Kami berinisiatif untuk mengumpulkan semua orang berdoa supaya mereka yang meninggal dunia dengan cara tragis ini arwahnya diterima oleh Tuhan, kemudian keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan oleh yang Mahakuasa," kata Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua Frits B Ramandey.

Dia juga berharap jasad-jasad korban pembunuhan bisa dievakuasi secara baik dan dilihat terakhir oleh keluarga yang ditinggalkan, baik itu istri, anak atau orang tua.

"Kita mau berdoa untuk situasi di Distrik Yall dan Kabupaten Nduga secara umum, agar TNI/Polri bahkan warga yang ada di sana dalam keadaan baik dan diberikan kekuatan untuk melakukan pekerjaan kemanusiaan yakni mengevakuasi para korban yang tidak berdosa ini," ujarnya.

BACA JUGA:

Korban Penembakan 22 Orang, Wakapolri: Evakuasi Diganggu Tembakan KKB

KKB Masih Kuasai Lokasi Jenazah Pekerja Jembatan di Nduga Papua

Menurut dia, pihaknya juga mengajak warga Jayapura untuk berdoa bagi mereka yang melakukan tindakan tidak manusiawi itu, agar supaya mereka mengetahui bahwa membunuh sesama manusia itu bukan ajaran Tuhan. "Doa ini yang kita lakukan secara bersama, bukan saja umat Muslim, tetapi juga Nasrani dan semua agama," ujarnya.

Terkait pembakaran 70 lilin itu, kata dia, dilakukan karena pada 10 Desember 2018 sebagai Hari Ulang Tahun ke-70 HAM. 70 lilin yang disediakan untuk dibakar itu sebagai tanda simbol tragedi kemanusiaan. "70 lilin yang dibakar itu semuanya disediakan oleh Komnas HAM Provinsi Papua," ujarnya.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) setelah menyerang para pekerja pembangunan jembatan di Yall, Minggu (2/12/2018). Akibat tindakan biadab itu, 21 warga sipil tewas dan satu anggota TNI gugur. Hingga saat ini, proses evakuasi masih terkendala karena KKB memberondong pasukan dengan tembakan.

Wakapolri Komjen Pol Ari Dono mengatakan, penembakan terhadap karyawan PT Istaka di Kali Yigi terjadi saat mereka sedang melakukan pengerjaan jembatan. Selain mengakibatkan 22 korban jiwa, satu anggota TNI terluka dalam kejadian tersebut.


Editor : Kastolani Marzuki