Kondisi Anggota TNI yang Tertembak Anggota KKB Sudah Stabil

Okezone ยท Rabu, 09 Januari 2019 - 22:03 WIB
Kondisi Anggota TNI yang Tertembak Anggota KKB Sudah Stabil

Ilustrasi evakuasi anggota TNI terluka. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua melukai seorang prajurit TNI, Praka Subhan Razak, yang bertugas sebagai sopir. Setelah mendapat perawatan intensif, kondisinya kini sudah stabil.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Aidi mengatakan, Praka Subhan menderita luka tembak di bagian betis. Ketika penyerangan terjadi, dia langsung dievakuasi menggunakan Hely Bell ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Timika.

"Saat ini kondisi Praka Subhan sudah stabil setelah mendapat penanganan medis," kata Aidi dalam keterangan yang diterima wartawan di Kota Jayapura, Papua, Rabu (9/1/2019).

BACA JUGA: Baku Tembak TNI dengan KKB di Puncak Papua, Satu Terluka 1 Tewas

Sebelumnya, petugas gabungan TNI-Polri kembali terlibat kontak senjata dengan KKB di Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak Papua, pada pukul 08.55 WIT. Seorang dari anggota KKB berhasil ditembak mati petugas.

Kolonel Inf Aidi mengatakan, kelompok tersebut lebih dulu menyerang anggota TNI yang sedang dalam perjalanan dengan mobil dari pos menuju Bandara Sinak, untuk mengambil keperluan logistik.

"Ada perlawanan dari anggota TNI, terjadilah kontak senjata," kata Aidi.

BACA JUGA: 3 Jenazah Anggota KKB Ditemukan Satgas Gabungan di Nduga Papua

Meski telah melukai seorang anggotanya, namun pasukan TNI tetap melancarkan serangan ke anggota KKB. Mereka akhirnya berhasil memukul mundur kelompok tersebut, melarikan diri ke kawasan hutan.

"KKB melarikan diri masuk hutan, saat dilaksanakan pengejaran ditemukan satu orang anggota KKB tewas tertembak," ujar dia.

Sejauh ini, dia mengatakan, belum diketahui identitas anggota KKB yang tewas, karena memang tidak ada kartu tanda pengenalnya. Namun, dari Noken yang dibawa terdapat bendera Bintang Kejora dan sebuah handphone. Petugas gabungan kini masih menyelidiki identitasnya.

"KKB ini dipimpin Lerymayu Telenggen di daerah Sinak, Kabupaten Puncak, Papua," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal