KPU vs Caleg di Papua, Rekapitulasi Suara Pemilu Sempat Diwarnai Ketegangan

Edy Siswanto, Okezone ยท Sabtu, 11 Mei 2019 - 15:30 WIB
KPU vs Caleg di Papua, Rekapitulasi Suara Pemilu Sempat Diwarnai Ketegangan

Proses rekapitulasi suara di tingkat Provinsi Papua sempat diwarnai ketegangan. (Foto: Okezone).

JAYAPURA, iNews.id - Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat Provinsi Papua sempat diwarnai keributan. Ketegangan ini terjadi antara anggota KPU dan sejumlah caleg peserta pemilu.

Pantauan wartawan di lokasi sekitar pukul 12.30 WIT, saat pleno KPU Lanny Jaya, Sekretaris KPU Lanny Jaya, Eribur Kogoya, menghampiri caleg DPR RI Partai Berkarya Berthus Kogoyo.

Keduanya terlibat adu mulut, hingga sekretaris KPU Lanny Jaya nampak hendak memukul Berhtus Kogoya. Namun dengan cepat keduanya dilerai petugas keamanan yang mengawal jalannya pleno.

BACA JUGA: 3 Daerah Belum Tuntaskan Rekapitulasi, KPU Sumut Tunda Pleno Tingkat Provinsi

Ketua KPU Provinsi Papua Theodorus Kossay tampak turut ikut meredam amarah caleg yang juga merupakan mantan Wakil Bupati Lanny Jaya.

"Suara saya ribuan di sana, tapi kok di sini tidak ada. Tidak mungkin saya tidak ada suara, saya mantan wakil Bupati, ada pembangunan yang kami buat. Kok ini tidak ada suara saya," kata Berhtus pada Sabtu (11/5/2019).

Dia juga menyebut KPU Lanny Jaya tidak profesional dalam menyelenggarakan Pemilu di wilayah tersebut. Rekapitulasi suara, kata dia, harusnya dihitung lebih dulu di daerahnya, sebelum dibawa ke Jayapura.

BACA JUGA: KPU Mulai Rekapitulasi Tingkat Nasional Siang Ini

"KPU tidak berusaha kerja, harusnya dihitung dulu, bukan sampah yang dibawa ke sini (pleno),"katanya.

Tak hanya KPU dan caleg, saksi Partai PSI Leo Heamen juga mengajukan interupsi untuk dilakukan skorsing pleno tersebut. Pleno kemudian dilanjutkan dengan rapat pleno perhitungan suara Kabupaten Boven Digoel.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal