KRI Rencong 622 Terbakar dan Tenggelam di Perairan Senapan Kota Sorong

Chanry Andrew Suripatty ยท Selasa, 11 September 2018 - 16:25 WIB
KRI Rencong 622 Terbakar dan Tenggelam di Perairan Senapan Kota Sorong

KRI Rencong terbakar dan tenggelam di perairan Pulau Senapan, Kota Sorong, Papua Barat. (Foto: iNews.id/Chanry Andrew Suripatty)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

SORONG, iNews.id - Kapal KRI Rencong dengan nomor lambung 622 yang sedang melakukan patroli terbakar dan tenggelam di sekitar perairan Pulau Senapan Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (11/9/2018).

Sebanyak 37 personel termasuk komandan KRI dilaporkan selamat dalam peristiwa tersebut. Iinformasi yang diperoleh iNews, posisi KRI Rencong yang terbakar dan tenggelam berada di koordinat  00 52' 028" s - 131 03' 973"e dengan jarak kurang lebih 8 mil dari Kota Sorong, Papua Barat.

Dari video amatir yang didapatkan iNews, KRI Rencong terbakar sekitar pukul 08.15 WIT. Berselang 5 jam kemudian, kapal tersebut akhirnya tenggelam tepatnya pukul 12.45 WIT.

Sebelum tenggelam, kru KRI Rencong sudah meminta bantuan ke kapal-kapal lain yang sedang berlayar di sekitar lokasi termasuk kapal nelayan yang dilengkapi dengan water cannon. Namun, kobaran api yang sudah membesar membuat upaya pemadaman sulit dilakukan. Kapal tersebut akhirnya tenggelam.

Informasi dari kru KRI Rencong Mayor Djoko, KRI Rencong Lantamal XIV ini mengalami kebakaran. Dia kemudian meminta bantuan kapal lain. Posisi kapal tersebut berjarak sekitar 8 mil dari Kota Sorong.

“Begitu dapat informasi KRI Rencong kebakaran, kami langsung berkoordinasi KSOP Sorong untuk pemapelan dan permintaan bantuan tug boat perbantuan pemadaman api,” kata Kepala Kantor SAR Sorong Emy Freezer.

Dia menjelaskan, upaya pemadaman api melibatkan sejumlah unsur di antaranya kru Kapal Baladewa 12 personel, Rescuer Kantor SAR Sorong, Polairud Sorong, Lantamal XIV, dan Kapal Pelikan Mabes Polri. “Tim SAR gabungan ini kemudian mengevakuasi 38 personel KRi Rencong yang terbakar,” ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki