Masalah di Papua Dinilai Tak Selalu Jadi Tugas TNI - Polri

Andi Mohammad Ikhbal ยท Kamis, 05 September 2019 - 18:33 WIB
Masalah di Papua Dinilai Tak Selalu Jadi Tugas TNI - Polri

Bangunan terbakar di Jayapura pascakericuhan akibat aksi protes massa. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah diminta mencari pendekatan baru dalam menangani persoalan-persoalan di Papua. Kementerian dan lembaga sebaiknya ikut serta turun mengentaskan masalah lain di wilayah tersebut.

Pakar pertahanan dan diplomasi, Connie Rahakundini Bakrie mengatakan, masyarakat di Papua disebut tidak suka dengan pendekatan lama, yakni pengamanan. Namun wilayah tersebut tetap butuh keberadaan TNI - Polri.

"Tapi ada banyak masalah lain, seperti pendidikan, otonomi khusus (otsus), dan lain-lain. Itu jelas bukan tugas TNI - Polri. Jadi kementerian dan lembaga terkait harus turun langsung ke Papua," ujar Connie di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

BACA JUGA: Papua Barat Berangsur Pulih, Panglima TNI Apresiasi Prajurit TNI/Polri

Menurut dia, kondisi di Papua memiliki dampak instabilitas politik dan keamanan untuk dalam dan luar negeri. Karena itu, langkah lain yang harus dilakukan yakni melibat negara-negara melanesia, seperti di Afrika.

"Perlu langkah strategis agar terwujud diplomasi total terhadap Papua dalam kerangka Strategic Defence, Security And Intelligence Partnership Kawasan Indo-Pacific & Indonesia Afrika," ujar dia.

BACA JUGA: Komnas HAM Papua Dukung Polisi Proses Hukum Massa Demonstrasi Anarkistis

Sementara itu, Ketua Papua Center Universias Kristen Indonesia, Antie Soleman mengatakan, konflik di Papua tak kunjung selesai karena masalah dasar, yakni pembangunan daerah yang dinilai terlambat.

"Mereka kemudian mempersoalkan keadilan pembangunan, nasib masyarakat asli Papua dan sisi kesejahteraan di tanah Papua, yang pada dasarnya tanah yang subur dan indah," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal