Menko Polhukam Mahfud MD Bertemu Tokoh Masyarakat Papua, Ini yang Dibicarakan

Donald Karouw ยท Sabtu, 30 November 2019 - 12:57 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD Bertemu Tokoh Masyarakat Papua, Ini yang Dibicarakan

Menko Polhukam Mahfud MD bertemu dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat Papua dalam kunjungannya ke Kota Jayapura, Sabtu (30/11/2019). (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bertemu dan berdialog dengan tokoh adat serta tokoh masyarakat Papua di Kota Jayapura, Sabtu (30/11/2019). Pertemuan ini diikuti sedikitnya 80 tokoh dari seluruh kabupaten/kota dan wilayah adat se-Papua.

Hadir mendampingi Mahfud antara lain Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Wamen PUPR) asal Papua John Wempi Wetipo, Wakil Gubernur Papua Klamen Tinaldan Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru.

Para tokoh masyarakat dan tokoh adat Papua menyambut baik upaya Mahfud MD untuk membuka dialog dengan masyarakat Papua yang diwakili oleh para tokoh adat.

Dalam pertemuan ini Mahfud MD menyampaikan, sejak awal Pemerintah Indonesia selalu ingin memajukan Papua sama dengan daerah lain. Mengenai masih adanya persoalan pembangunan akibat keterbatasan infrastruktur, dia meminta masyarakat Papua percaya bahwa pemerintah selalu memberikan perhatian khusus agar ketertinggalan di bidang infrastruktur, pendidikan, dan lain-lain bisa segera diatasi.

“Pemerintah melakukan diskriminasi yang baik, yang berbentuk afirmasi, untuk memajukan Papua agar bisa sama dengan daerah-daerah lain yang lebih dulu maju, misalnya dengan UU otonomi khusus yang tidak dimiliki oleh daerah lain” kata Mahfud, Sabtu (30/11/2019).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menerangkan, dirinya hadir untuk berdialog dengan para tokoh demi mendengarkan usul dan masukan dari mereka. Dengan demikian, ke depan mereka dapat melangkah bersama mencapai tujuan bangsa.

”Agar hari esok kita semua lebih baik dan lebih leluasa dalam bekerja. Mari kita menatap ke depan untuk maju bersama, dengan cita-cita dan tujuan yang sama” ucap Mahfud.

Sementara itu beberapa masukan dari para tokoh antara lain, agar warga dan pengusaha Papua dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur. Muncul pula masukan mengenai penerapan otsus yang dinilai tidak konsisten dan sering tidak dijalankan di lapangan.

Terhadap masukan ini, Mahfud pun menyampaikan terima kasih serta akan dikaji jalan keluarnya. Sebaliknya, para tokoh dan pemerintah provinsi berharap semoga dengan dialog yang dibangun Menko Polhukam seperti ini bisa membawa perubahan yang baik bagi pemerintah, khususnya dalam periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Editor : Zen Teguh