Nama di Tiket dan KTP Berbeda, 3 Penumpang di Bandara Wamena Gagal Terbang

Antara ยท Rabu, 29 Mei 2019 - 17:06 WIB
Nama di Tiket dan KTP Berbeda, 3 Penumpang di Bandara Wamena Gagal Terbang

Ilustrasi penumpang pesawat di bandara. (Foto: Istimewa)

WAMENA, iNews.id – Polisi menggagalkan tiga penumpang pesawat yang hendak berangkat melalui Bandar Udara (Bandara) Wamena di Provinsi Papua, Rabu (29/5/2019). Mereka gagal terbang lantaran diduga menggunakan identitas palsu atau data yang tidak sesuai antara Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan tiket pesawat.

Kapolsek KP3 Bandara Wamena Ipda Enceng Kurniadi mengatakan, temuan adanya ketidaksesuaian antara tiket dan nama di KTP penumpang ini berawal saat razia calo tiket. Dari razia bersama polisi dan pihak bandara, diamankan juga sejumlah KTP hasil scan.

"Tadi yang ditahan tiga orang. Mereka tidak dikasih berangkat karena nama di tiket dan KTP tidak sesuai," ujarnya.

Enceng mengatakan, informasi yang diperoleh dari tiga orang tersebut, mereka membeli tiket di agen penjualan.

"Mereka beli tiket di agen dengan menggunakan KTP yang di-scan. Kami masih memperdalam pembuatan KTP hasil scan karena ada banyak," katanya.

Pelaksana tugas sementara Kepala Bandara Wamena Fredy Hallatu mengimbau petugasnya untuk lebih teliti memeriksa identitas warga yang hendak berangkat. Hal ini untuk mencegah terjadinya permainan calo tiket.

"Intinya sebagai petugas bandara, kami punya SOP memeriksa identitas sesuai dengan tiket yang digunakan. Kalau itu salah kami kembalikan," ucapnya.

Fredy mengatakan, hasil razia hampir tidak ditemukan adanya permainan calo tiket dan pihak bandara mencurigai KTP hasil scan itu merupakan keinginan calon penumpang.

"Jadi ada inisiatif dari calon penumpang karena beralasan dia tidak punya KTP. Jadi dia ambil KTP saudara atau teman, lalu dia taruh fotonya kemudian di-scan. Kalau petugas tidak jeli, kelihatan aslinya sama," katanya.

Fredy mengimbau masyarakat untuk membeli tiket dengan menggunakan identitas asli atau bukan identitas hasil scan.

"Kami tidak tahan tiketnya, hanya KTPnya. Jadi yang bersangkutan silahkan kembali ke disdukcapil, mengganti nama dengan nama yang asli," tuturnya.


Editor : Donald Karouw