Pasokan Terhambat, Harga Pertalite Eceran di Timika Naik Rp20.000

Antara ยท Senin, 22 Oktober 2018 - 17:49 WIB
Pasokan Terhambat, Harga Pertalite Eceran di Timika Naik Rp20.000

Ilustrasi pertalite. (Foto: Okezone)

TIMIKA, iNews.id - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite di Timika, Papua, pada sejumlah pedagang pengecer kini mengalami kenaikan. Saat ini, pertalite yang dijual pengecer mencapai Rp20 ribu per botol air kemasan (isi 1,5 liter).

Salah seorang pedagang pengecer pertalite di Jalan Hasanuddin Timika, Aries mengatakan, kenaikan harga BBM jenis pertalite terjadi dalam waktu satu pekan terakhir akibat kelangkaan BBM di Kota itu. Sehari-harinya, lapak jualan pertalite Aris persis berada di samping SPBU Buana Agung, Jalan Hasanuddin, Timika.

"Sudah satu minggu ini kami jual per botol Rp20 ribu karena sekarang sepertinya terjadi kelangkaan BBM di Timika. Sebelumnya hanya Rp15 ribu per botol," tutur Aries, Senin (22/10/2018).

Sementara itu antrean kendaraan roda dua dan empat terlihat di hampir seluruh SPBU di Kota Timika pada Senin pagi hingga petang. Pengawas SPBU Buana Agung, Ansar mengaku bingung dengan membludaknya kendaraan maupun jerigen yang hendak mengisi BBM di SPBU.

"Informasi dari pihak Jober (Joint Bersama) Pertamina Pelabuhan Paumako, persediaan BBM di depo masih cukup banyak. Kami juga bingung mengapa sampai antrean kendaraan panjang sekali dari pagi sampai sore. Belum lagi yang datang membeli pakai jerigen, banyak sekali," tutur Ansar.

Pada Senin pagi, SPBU Buana Agung baru menerima satu kali droping BBM dari Jober Pertamina di Pelabuhan Paumako dengan rincian premium, solar, pertalite dan pertamax masing-masing sebanyak delapan kiloliter.

Dalam kondisi normal, katanya, SPBU Buana Agung menerima pasokan BBM dari Jober Pertamina Pelabuhan Paumako yaitu premium, solar, dan pertamax masing-masing sebanyak delapan kl, sementara pertalite sebanyak 16-24 kl per hari.

"Kami tidak tahu persis mengapa pasokan dari Jober berkurang, mungkin mereka khawatir stok BBM di depo Paumako nanti habis maka kondisinya bisa lebih parah," tutur Ansar.

SPBU hanya melayani pengisian BBM jenis pertalite menggunakan jerigen, sedangkan pengisian BBM jenis solar dan premium hanya dikhususkan kepada kendaraan.

Antrean kendaraan yang cukup panjang juga terlihat di SPBU Jalan Yos Sudarso Pasar Swadaya, SPBU Nawaripi, SPBU Timika Jaya dan SPBU Kilometer 8 jalan poros Timika-Mapurujaya.


Editor : Himas Puspito Putra