Penembakan di Nduga, Panglima TNI, Kapolri dan KSAD Terbang ke Papua

Antara, Sindonews ยท Rabu, 05 Desember 2018 - 12:48 WIB
Penembakan di Nduga, Panglima TNI, Kapolri dan KSAD Terbang ke Papua

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id – Panglima Kodam (Pangdam) III Siliwangi Letjen TNI M Herindra mengungkapkan, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa terbang ke Papua untuk melihat langsung penanganan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan evakuasi korban di lapangan. Dia berharap kondisi di Nduga sudah kondusif pascapenembakan tersebut.

"Panglima TNI, Kapolri dan KSAD sudah terbang ke Papua untuk mengecek penanganan di sana," kata Herindra, seusai membuka Rapat Paripurna TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur (Jaktim), Rabu (5/12/2018).

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) sehari sebelumnya. Presiden telah memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk terjun langsung ke lokasi penembakan guna menghindari kesimpangsiuran informasi.

"Saya sudah perintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk lihat langsung ke sana karena simpang siur. Saya pernah langsung ke wilayah yang dulunya termasuk daerah merah itu dan memang susah sinyal sehingga perlu dipastikan," ujar Jokowi, Selasa (4/11/2018).


BACA JUGA:

Ketua DPR Dorong Panglima TNI dan Kapolri Kirim Pasukan Elite ke Papua

Jokowi: Pembangunan Trans Papua Tetap Jalan


Sementara itu saat ini, personel gabungan TNI dan Polri terus mengejar pelaku penembakan puluhan pekerja pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Kapendam Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, pasukan gabungan dikerahkan mengejar pelaku penembakan pekerja Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak.

Namun dia enggan menyebutkan jumlah kekuatan personel yang diterjunkan dan wilayah mana yang akan menjadi sasaran pengejaran, mengingat hal itu merupakan wilayah operasi. Saat ini, TNI dan Polri sedang berupaya melakukan evakuasi jenazah yang menjadi korban penembakan.

"Kami berharap kondisi cuaca baik sehingga proses evakuasi korban penembakan bisa dilakukan dengan lancar," kata Aidi, Rabu (5/12/2018).

Dia juga membenarkan satu prajurit gugur setelah menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Pos Yalet, Distrik Mbua. "Saat ini prajurit yang gugur tersebut sudah dievakuasi ke Wamena," ujarnya.


Editor : Donald Karouw